Kenyatta unggul sementara Pemilu Kenya

Wakil Perdana Menteri Kenya, Uhuru Kenyatta, unggul sementara dalam penghitungan cepat pemilu presiden Kenya.
Keterangan gambar, Wakil Perdana Menteri Kenya, Uhuru Kenyatta, unggul sementara dalam penghitungan cepat pemilu presiden Kenya.

Wakil Perdana Menteri Kenya, Uhuru Kenyatta unggul sementara terhadap pesaing utamanya Perdana Menteri Raila Odinga, demikian hasil penghitungan cepat pemilu presiden Kenya.

Hasil penghitungan terhadap keseluruhan suara menunjukkan, Kenyatta meraih 6.173.433 suara dari total pemilih 12.338.667 atau sekitar 50,03%, sementara pesaingnya, Odinga, meraih 5.340.546 suara, atau sekitar 43.28% suara.

Sejauh ini penghitungan suara masih berlangsung, tetapi pada Sabtu (08/03) pukul 11.00 waktu setempat, hasil akhir penghitungan suara akan diketahui.

Kenyatta masih harus meraih suara lebih 50 persen jika ingin pemilu berakhir pada satu putaran.

Hasil pemilu secara resmi akan diumumkan pada 11 Maret mendatang.

Peradilan internasional

Jika tidak ada kandidat yang meraih suara diatas 50 persen maka pemilu akan kembali digelar pada 11 April.

Para pengamat memperkirakan, apabila Kenyatta dipastikan menang satu putaran, lawan politiknya akan mengajukan gugatan hukum terhadap proses pemilu yang dianggap penuh kecurangan.

Kenyatta, yang merupakan putra dari pendiri negera Kenya, Jomo Kenyatta saat ini menghadapi ancaman Pengadilan Kriminal Internasional, karena dituduh berperan dalam peristiwa kekerasan komunal lima tahun lalu, yang menewaskan lebih dari 1.000 orang.

Karena itu, kemenangan Kenyatta dalam pemilu ini kemungkinan akan membuat negara itu menghadapi hubungan yang sulit dengan negara-negara Barat.

Pemilu presiden Kenya dipandang sebagai ujian penting bagi negara yang pertumbuhan ekonominya tertinggi di Afrika Timur ini, setelah lima tahun silam reputasinya sebagai negara demokratis yang stabil tercemar akibat peristiwa kekerasan pada pemilu 2007 lalu.