Semua bank di Siprus tutup hingga Kamis

cyprus bank
Keterangan gambar, Penarikan uang tunai di semua bank juga telah dibatasi sejak seminggu lalu.

Semua bank di Siprus akan tetap tutup hingga Kamis mendatang, demikian penjelasan resmi yang disampaikan bank sentral.

Bank sentral akan menjalankan kebijakan sementara terkait transaksi keuangan saat bank kembali dibuka.

Sebelumnya, otoritas moneter mengatakan dua bank terbesar akan tetap dibuka pada Selasa (26/03).

Tetapi bank sentral kemudian memastikan bahwa semua bank akan tetap tutup untuk menjamin bahwa seluruh fungsi sistem perbankan berjalan ''mulus''.

Penutupan ini merupakan bagian dari kesepakatan dana talangan yang akan diberikan untuk Siprus.

Kesepakatan dana talangan ini akan menyebabkan banyak deposan besar di dua bank terbesar, Bank Siprus dan Laiki, kehilangan dana mereka.

Presiden Nicos Anastasiades mengatakan ''pembatasan sangat sementara'' diberlakukan untuk aliran dana, tetapi tidak memberikan penjelasan rinci.

Pembatasan diberlakukan untuk mencegah aliran dana keluar dari Siprus yang sebelumnya sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Pembatasan penarikan uang tunai juga diberlakukan dan diperkirakan masih akan terus berlanjut.

Restrukturisasi bank

Pembukaan kembali bank diperkirakan akan berlangsung setelah Siprus menyepakati kesepakatan dengan lembaga keuangan internasional, IMF dan Uni Eropa terkait dana talangan sebesar 10 miliar euro.

Dengan kondisi Siprus meningkatkan modal sebesar 5,8 miliar euro yang kebanyakan diambil dari deposan dengan dana lebih dari 100.000 di Bank Siprus dan Laiki atau Bank Popular.

Dua bank terbesar ini akan direstrukturisasi. Dimana Laiki akan ditutup, dan pemegang deposito di bawah 100.000 euro, yang dijamin oleh negara sesuai UU Uni Eropa, akan dipindahkan ke Bank Siprus untuk membentuk sebuah ''bank yang bagus.''

Sedangkan deposito dengan nilai diluar jaminan akan dibekukan dan digunakan untuk membayar hutang Laiki dan menambah modal Bank Siprus, dengan kondisi para deposan yang kehilangan dananya tersebut akan dialihkan dalam bentuk saham.

Banyak deposan yang merupakan orang kaya Rusia tidak akan bisa mengakses rekening mereka yang melewati batas 100.000 euro sampai restrukturisasi bank selesai.

Seorang juru bicara pemerintah mengatakan kerugian deposan yang tidak terjamin mencapai ''di bawah atau sekitar 30%''.

Perbankan Siprus ditutup seminggu lalu dan mempengaruhi para deposan setelah kesepakatan awal dana bantuan ditolak oleh parlemen.

Sementara kesepakatan baru termasuk kebijakan pemangkasan anggaran dan peningkatan pajak berjalan tanpa perlu ada persetujuan dari parlemen.