Berlusconi divonis satu tahun penjara

Mantan Perdana Menteri Italia, Silvio Berlusconi, dijatuhi hukuman penjara selama satu tahun karena membocorkan informasi rahasia.
Pengadilan Milan pada Kamis (07/03) menyatakan Silvio Berlusconi melanggar kerahasiaan karena membocorkan transkrip percakapan sadapan kepada surat kabar milik kerajaan bisnisnya untuk mendiskreditkan saingan politiknya.
Pengadilan menjatuhkan vonis satu tahun penjara tetapi tidak mengeluarkan perintah pelaksanaan hukuman.
Tim pengacara mantan perdana menteri itu diperkirakan akan mengajukan banding dan Berlusconi sepertinya tidak akan masuk ke penjara.
Namun, seperti dilaporkan wartawan BBC di Roma Alan Johnston, vonis ini menjadi pukulan berat bagi Berlusconi di tengah perebutan jabatan menyusul hasil pemilihan umum yang mengambang.
Kasus seks
Tim pengacara menuduh pengadilan mempercepat sidang agar mempunyai dampak politik.
Dalam kasus yang sama, saudara Berlusconi, Paolo Berlusconi, sudah dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman dua tahun tiga bulan penjara.
Paolo Berlusconi adalah pemilik penerbit koran il Giornale yang menerbitkan transkrip percakapan sadapan.
Kasus pembocoran informasi rahasia merupakan salah satu dari sejumlah dakwaan yang dihadapi Silvio Berlusconi.
Dalam kasus lainnya, dia didakwa <link type="page"> <caption> membayar pekerja seks yang masih berada di bawah umur</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/01/130114_berlusconi_pengadilan.shtml" platform="highweb"/> </link>. Sidang tersebut diperkirakan akan berakhir akhir bulan ini di Milan.









