Sebelas polisi Afghanistan ditembak ketika tidur

Pihak berwenang Afghanistan mengatakan kelompok perlawanan menewaskan 17 orang dalam serangan di Provinsi Ghazni, di Afghanistan tengah.
Kelompok perlawanan melancarkan aksi mereka pada Selasa malam (26/02) waktu setempat.
Mereka menyusup ke markas kepolisian di Ghazni dan meracuni para korban sebelum menembak mereka.
Gubernur Provinsi Ghazni, Musa Khan Akbarz, kepada BBC mengatakan para korban ditembak ketika tidur di markas polisi.
Sebelas korban tercatat sebagai anggota polisi. Korban lainnnya diperkirakan merupakan teman-teman para polisi yang menjenguk mereka.
Gubernur mengatakan dua penjaga ditahan dan tengah diinterogasi mengapa mereka gagal menghentikan aksi para penyerang.
Kepala kepolisian Ghazni telah diminta ke lokasi untuk memimpin penyelidikan.
Merangkak di bawah bus

Baik Taliban maupun al Qaida diketahui beroperasi di Provinsi <link type="page"> <caption> Ghazni</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2011/11/111111_afghanstoned.shtml" platform="highweb"/> </link>.
Beberapa jam setelah serangan terjadi, Taliban mengaku kelompok itu melakukan serangan.
Seorang juru bicara Taliban mengatakan mereka menembak mati para korban tetapi tidak meracuni mereka terlebih dulu.
Perlawanan di provinsi itu meningkat tahun lalu dan sejak itu masalah keamanan memburuk di sana.
Di tempat terpisah, seorang pengembom bunuh diri melancarkan serangan di Kabul pada Rabu (27/02).
Ia meledakkan diri setelah merangkak ke bawah bus yang mengangkut personel militer. Aksi itu menyebabkan enam orang tentara dan empat warga sipil luka-luka.









