Rudal hantam pemukiman di Aleppo, Suriah

Tiga rudal jatuh di kawasan pemukiman di kota Aleppo, Suriah, menewaskan sedikitnya 12 orang.
Tayangan video di internet menunjukkan situasi usai insiden, dimana orang membawa korban luka dan kawasan dipenuhi dengan puing-puing.
Aktivis HAM mengatakan banyak keluarga yang tertimbun di bawah reruntuhan di salah satu kawasan pemukiman.
Alasan untuk serangan terbaru ini tidak jelas, dan juga tidak diketahui secara pasti siapa yang meluncurkan rudal ini.
Awal pekan ini, aktivis menuduh pasukan pemerintah menargetkan serangan ke kawasan lain di Aleppo dengan menggunakan rudal tipe Scud buatan Rusia.
'Situasi mengerikan'
Tayangan video menunjukkan kekacauan di lokasi, tetapi gambar yang gelap membuatnya sulit untuk mengidentifikasi tipe atau ukuran rudal.
Seorang aktivis bernama Baraa al-Youssef kepada kantor berita Reuters mengatakan sekitar 30 rumah hancur dihantam satu rudal.
"Tidak bisa digambarkan, itu adalah situasi yang mengerikan,'' katanya.
Pengawas HAM Suriah basis Inggris mengatakan 12 jenazah berhasil ditemukan dan lebih dari 50 lainnya terluka.
Sementara itu politisi oposisi mengatakan telah sepakat untuk membentuk pemerintahan di kawasan yang dikuasai pemberontak.
Dalam pertemuan di Kairo, Koalisi Nasional Suriah mengatakan akan kembali bertemu di Istanbul pada tanggal 2 Maret mendatang untuk memilih seorang perdana menteri.
PBB memperkirakan sekitar 70.000 orang meninggal sejak aksi menentang rezim Presiden Bashar al-Assad dimulai Maret 2011 silam.









