Partai sekuler akan mundur dari koalisi Tunisia

Partai sekuler pimpinan Presiden Moncef Marzouki, CPR, mengatakan menteri-menteri mereka akan keluar dari pemerintahan koalisi pimpinan partai beraliran Islam, Ennahda.
Marzouki menegaskan bahwa pengunduran diri itu disebabkan tuntutan mereka agar dua menteri dari kubu Islamis diganti, tidak dipenuhi.
Dua menteri yang dituntut agar diganti adalah menteri luar negeri dan menteri kehakiman yang dianggap tidak mampu melaksanakan tugas.
Langkah tersebut diambil di tengah-tengah krisis <link type="page"> <caption> politik</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/politik/" platform="highweb"/> </link> di negara itu yang dipicu oleh <link type="page"> <caption> pembunuhan seorang ulama </caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/02/130206_tunisia_ulama_shokri_belaid.shtml" platform="highweb"/> </link> <link type="page"> <caption> pengkritik pemerintah</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/02/130206_tunisia_ulama_shokri_belaid.shtml" platform="highweb"/> </link>.
Shokri Belaid ditembak di bagian kepala dan leher ketika sedang dalam perjalanan ke kantornya.
Banyak yang menudung Partai Ennahda berada di belakang pembunuhan itu namun sudah dibantah dengan tegas.
Pemerintahan teknokrat

Pembunuhan Belaid memicu unjuk rasa massal dan untuk meredakan ketegangan politik, Perdana Menteri Hamadi Jebali sudah mengatakan keinginan membentuk <link type="page"> <caption> pemerintahan yang terdiri</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/02/130210_tunispmthreats.shtml" platform="highweb"/> </link> <link type="page"> <caption> dari para teknokrat</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/02/130210_tunispmthreats.shtml" platform="highweb"/> </link>.
Namun Partai Ennahda pimpinannya -yang mendominasi kabinet- menentang rencana itu.
CPR merupakan partai terbesar kedua dalam Majelis Tunisia dengan menguasai 29 dari 214 kursi
Wartawan BBC di Tunis, Wyre Davies, melaporkan behwa rencana pengunduran menteri CPR akan memperdalam krisis politik di negara itu.
Pihak oposisi meminta agar pemerintah mundur dan empat kelompok -termasuk partai Barisan Populer pimpinan mendian Shokri Belaid- mundur dari majelis.
Rencananya pengunduran diri tiga menteri Partai CPR dari pemerintahan akan diumumkan secara resmi hari ini, Senin 11 Februari.









