Ulama pengkritik pemerintah Tunisia ditembak mati

Shokri Belaid, seorang ulama terkenal yang sering melontarkan kritik kepada pemerintah berhaluan Islam moderat Tunisia ditembak mati dalam perjalanan ke kantor.
Sanak saudara dan kawan-kawan mengatakan Shokri Belaid dari Partai Patriot Demokratik ditembak dari jarak dekat pada bagian kepala dan leher di luar rumahnya yang terletak di ibukota Tunisia, Tunis, pada Rabu (06/02).
Perdana Menteri Hamadi Jebali menyebut pembunuhan ini sebagai tindak terorisme dan menjadi pukulan bagi revolusi yang berhembus di negara-negara Arab.
"Ini merupakan tindak kejahatan, tindak terorisme tidak hanya kepada Belaid tetapi juga kepada seluruh Tunisia," kata Jebali.
Sementara itu, Presiden Moncef Marzouki memperpendek lawatannya di Prancis dan membatalkan kunjungan ke Mesir dan selanjutnya segera kembali ke negaranya.
Marzouki menyebut penembakan Shokri Belaid sebagai pembunuhan menjijikan dan berjanji akan memerangi pihak-pihak yang disebut sebagai musuh-musuh revolusi.
"Kita akan terus memerangi musuh-musuh revolusi," kata Moncef Marzouki di hadapan Parlemen Eropa di Strasbourg.
Penembakan langsung menyulut demonstrasi di depan Kementerian Dalam Negeri di Tunis.
Demonstrasi diikuti oleh ribuan warga di ibukota dan juga di Sidi Bouzid, tempat <link type="page"> <caption> revolusi bermula dua tahun lalu hingga menumbangkan pemimpin</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2011/01/110124_tunisiapoice.shtml" platform="highweb"/> </link> veteran pada saat itu, Zine el Abidine Ben Ali.









