Seorang pria berupaya memukul Presiden Ahmadinejad dengan sepatu

Aparat keamanan menangkap seorang pria yang mencoba memukul Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, dengan sepatu di Kairo.
Rekaman video memperlihatkan pria itu berteriak 'penakut' sambil mencoba memukulkan sepatunya ke Ahmadinejad.
Masih belum jelas motif pelemparan walau sejumlah laporan menduganya sebagai protes terhadap dukungan <link type="page"> <caption> Iran</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/iran/" platform="highweb"/> </link> atas pemerintah Suriah.
Pria yang ditangkap itu -berdasarkan aksennya- diyakini warga Suriah dan langsung ditangkap polisi setelah berhasil dilumpuhkan.
Upaya pelemparan sepatu atas Ahmadijenad terjadi ketika dia sedang meninggalkan masjid Al-Hussein di Kairo.
Di kawasan Timur Tengah, lemparan sepatu dipandang sebagai penghinaan besar.
Di luar masjid, empat anak muda memajang plakat yang memprotes dukungan Iran atas Presiden Bashar al-Assad.
Memicu kontroversi

Ahmadinejad merupakan pemimpin Iran pertama yang berkunjung ke Mesir sejak Revolusi Islam Iran tahun 1979. Dia berada di Kairo untuk pertemuan organisasi negara-negara Islam, OKI.
Tahun lalu Presiden <link type="page"> <caption> Mesir</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/mesir/" platform="highweb"/> </link>, Mohammed Morsi, berkunjung ke Iran tak lama setelah terpilih namun wartawan BBC di Kairo, Yolande Knell, melaporkan pembicaraannya dengan Iran dalam masalah Suriah hanya berdampak kecil.
Kunjungan Ahmadinejad ini sempat memicu kontroversi mengingat Iran didominasi oleh umat Islam Syiah sementara mayoritas penduduk Mesir adalah pemeluk Islam Sunni.
Seorang imam besar Masjid Al-Azhar, Ahmed al-Tayyeb, secara terbuka mengkritik Syiah dalam pertemuan dengan Ahmadinejad, Rabu 6 Februari.
Dia antara lain mengangkat krisis politik di Bahrain, yang menurutnya dipicu oleh Iran.









