Teman korban perkosaan dihadirkan di sidang

Protes di India
Keterangan gambar, Pemerkosaan beramai-ramai di bus menyulut kemarahan terkait perlindungan perempuan.

Sidang kasus pemerkosaan beramai-ramai terhadap seorang mahasiswi di bus India dengan terdakwa lima orang menghadirkan saksi pertama.

Teman pria korban -yang mengalami penyiksaan berat dalam serangan di bus Desember lalu- tiba di pengadilan di atas kursi roda pada Selasa (05/02).

Meskipun sidang digelar tertutup, polisi mengizinkan wartawan menyaksikan pria muda itu dibawa ke luar ruang sidang untuk melihat barang bukti berupa bus berwarna putih yang diparkir di kompleks pengadilan.

Dia ditemani oleh tim pengacara dan hakim. Tak seorang pun diperbolehkan mengambil gambar dan namanya juga tidak boleh disebutkan atas alasan hukum.

Tidak lama kemudian pria yang duduk di kursi roda akibat luka-luka dalam serangan di bus pada tanggal 16 Desember 2012 tersebut dibawa kembali ke ruang sidang.

Debat nasional

Polisi mengatakan korban perempuan dan seorang teman prianya diserang setelah naik ke bus ketika pulang dari menonton bioskop di Delhi.

Enam pria, yang berada di bus, memukul teman korban dengan tongkat besi, memperkosa mahasiswi dan menyiksanya hingga mengalami luka internal sangat serius.

Serangan tersebut memicu <link type="page"> <caption> kemarahan dan debat nasional</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2012/12/121218_india_perkosaan_bus.shtml" platform="highweb"/> </link> di <link type="page"> <caption> India</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/india/" platform="highweb"/> </link> tentang perlakuan terhadap perempuan.

Kelima terdakwa membantah semua dakwaan, termasuk pembunuhan dan pemerkosaan. Terdakwa keenam disidang di pengadilan anak-anak.

Korban pemerkosaan meninggal dunia meskipun sempat dirawat di rumah sakit di Singapura.