Tiga pegiat Kurdi akan dimakamkan di Diyarbakir

Warga Kurdi
Keterangan gambar, Warga Kurdi menyambut kedatangan jenazah tiga pegiat Kurdi di Diyarbakir.

Pemakaman tiga pegiat Kurdi yang tewas di Paris pekan lalu berlangsung di Diyarbakir, Turki tenggara, setelah jenazah mereka diterbangkan Rabu malam (16/01).

Para pengunjuk rasa menyambut kedatangan jenazah di bandara Diyarbakir -yang sering dianggap sebagai ibukota Kurdi- dan meneriakkan slogan-slogan prokemerdekaan Kurdi.

Laporan-laporan menyebutkan ribuan warga sudah berkumpul di Diyarbakir untuk melaksanakan upacara pemakaman, Kamis 17 Januari.

Ketiga pegiat perempuan itu -Sakine Cansiz, Fidan Dogan, dan Leyla Soylemez- <link type="page"> <caption> ditembak di pusat kota Paris</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/01/130110_kurdi_aktivis_prancis_turki.shtml" platform="highweb"/> </link> pekan lalu.

Belum ada kelompok yang mengaku melakukan serangan namun banyak warga Kurdi berpendapat dilakukan oleh elemen negara.

Pemerintah <link type="page"> <caption> Turki</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/turki/" platform="highweb"/> </link> menghadapi perlawanan dari kelompok separatis di Kurdi Utara, Partai Pekerja Kurdistan (PKK).

Meneruskan operasi

Sakine Cansiz, Fidan Dogan, Leyla Soylemez
Keterangan gambar, Sakine Cansiz, Fidan Dogan, Leyla Soylemez merupakan pegiat Kurdi yang tinggal di Paris.

Perdana Menteri Turki, Tayyip Erdogan, sudah menyatakan serangan mungkin ditujukan untuk mensabotase proses perundingan.

Bagaimanapun dia menambahkan pemerintahnya akan meneruskan operasi menghadapi PKK sampai kelompok militan itu melucuti senjatanya.

Aparat keamanan Turki sudah diminta bersiaga menghadapi kemungkinan unjuk rasa dari warga Kurdi setelah pemakaman berlangsung.

Hari Rabu, pesawat tempur Turki dilaporkan menyerang sasaran-sasaran di Irak utara yang merupakan serangan hari ketiga berturut-turut.

Sejak konflik marak tahun 1984, diperkirakan 40.000 orang tewas dan tahun lalu pertempuran berat marak yang dianggap paling parah.

PKK dianggap sebagai organisasi terorisme oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa.