
Dua ledakan kembar terjadi di dekat pangkalan pasukan yang dipimpin AS di Afghanistan tengah, dan menewaskan sedikitnya enam orang warga sipil, seperti disampaikan oleh pejabat setempat.
Ledakan terjadi di provinsi Wardak, menghancurkan pasar lokal, seperti disampaikan oleh saksi mata.
Ledakan pertama disebutkan dilakukan oleh militan dengan berjalan kaki, dan menyusul ledakan selanjutnya yang berasal dari truk.
Sejumlah ledakan dan serangan terhadap pasukan asing dan warga sipil yang berada di Afghanistan meningkat beberapa waktu terakhir ini.
Sebelumnya, Tujuh belas warga sipil dipenggal di Afghanistan, seperti dilaporkan oleh pejabat setempat, dan 10 tentara Afghanistan dibunuh dalam insiden terpisah.
Warga sipil tersebut meninggal dunia di distrik Musa Qala, di provinsi Helmand, akhir Agustus lalu.
Para pejabat Afghanistan mengatakan warga sipil diserang kelompok Taliban ketika menghadiri pesta dengan diiringi musik dan tarian oleh wanita.
Taliban melarang acara-acara sosial di mana pria dan wanita bisa bebas berbaur.
Sementara sepuluh tentara juga dibunuh di provinsi yang sama ketika kelpmpok militan menyerang pos pemeriksaan keamanan.
Peristiwa itu menimbulkan kekhawatiran, adanya peningkatan kekerasan di Afghanistan, ketika pasukan asing ditarik dari negara tersebut pada 2014.






