
Rekaman video menunjukkan anak-anak ikut menjadi korban ledakan di Zaranj
Empat puluh delapan orang tewas dan lebih dari 130 orang terluka dalam serangkaian ledakan bom di barat daya dan utara Afghanistan.
Banyak diantara korban adalah orang yang sedang berbelanja untuk perayaan Idul Fitri.
Tiga puluh enam orang meninggal dunia dalam empat bom bunuh diri di Zaranj dekat perbatasan Iran di barat daya.
Tidak lama kemudian polisi di provinsi Kunduz mengatakan 12 orang meninggal dunia dalam ledakan lain.
Lebih dari 30 orang dilaporkan menderita luka-luka.
Gubernur distrik Dasht-e Archi di Kunduz mengatakan pada BBC bom itu diletakkan di sebuah sepeda motor dan meledak di alun-alun kota tidak lama sesudah saat berbuka puasa.
Sebagian besar korban adalah warga sipil, termasuk anak-anak dan penjaja makanan.
Wartawan BBC Aleem Maqbool di Kabul mengatakan pengeboman itu menyusul serangkaian serangan oleh penyusup di pasukan keamanan Afganistan, terhadap kolega mereka serta pasukan koalisi.
Meningkatnya kekerasan terjadi saat pasukan internasional secara berkala menyerahkan tanggungjawab pada pasukan keamanan Afghanistan, dan Nato bersiap mundur dari negara itu pada 2014.






