Jepang gusar atas kunjungan PM Rusia ke Kuril

Sumber gambar, AP
Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev telah mendarat di salah satu Kepulauan Kuril yang disengketakan dan kunjungan ini membuat Jepang gusar.
Dmitry Medvedev berkunjung ke Kunashir, salah satu pulau di Kepulauan Kuril, pada Selasa, 3 Juli dengan membawa delegasi besar. Kunashir terletak tidak jauh dari Pulau Hokkaido, Jepang.
Perdana Menteri Rusia berjanji akan meningkatkan taraf hidup penduduk di kepulauan yang disengketakan dengan Jepang itu.
"Wilayah terjauh negara kita tidak bisa dan tidak boleh menjadi kawasan paling miskin meskipun memang itu terjadi di masa lalu," kata Medvedev dalam pidato yang disiarkan televisi.
Medvedev ditemani oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Wakil Perdana Menteri, Olga Golodets, utusan Rusia untuk Timur Jauh, Viktor Ishaev dan Menteri Pembangunan Daerah, Oleg Govorun.
Gugusan pulau Kuril terdiri dari empat pulau yang terletak di Lautan Pasifik dan sama-sama diklaim oleh Rusia dan Jepang. Uni Soviet merebut Kepulauan Kuril dari Jepang pada akhir Perang Dunia Kedua.
Jepang menyebut gugusan pulau itu sebagai Wilayah Utara. Uni Soviet dan Jepang tidak pernah menandatangani traktat perdamaian setelah Perang Dunia Kedua karena sengketa berlanjut.
Dampak pada hubungan
Kunjungan perdana menteri Rusia ke kepulauan itu dikecam keras oleh Jepang. Kementerian Luar Negeri Jepang mengatakan kunjungan itu sangat disesalkan.
"Kami tahu bahwa PM Medvedev berkunjung ke Pulau Kunashir hari ini. Kunjungan sangat disesalkan dan kami berpikir kunjungan bisa berdampak negatif terhadap hubungan Jepang-Rusia," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri kepada BBC.
Menteri Sekretaris Kabinet Osamu Fujimura juga mengecam kunjungan Medvedev.
"Ketika membicarakan masalah ini dalam kaitan dengan hubungan Jepang-Rusia, kunjungan pejabat negara Rusia ke Wilayah Utara bertentangan dengan sikap kami atas wilayah ini, dan Rusia harus memahami hal itu. Bagaimanapun, pada tahap ini, pemerintah Rusia menempuh jalan lain," kata Osamu Fujimura.
Pada hari Selasa, Jepang memanggil Duta Besar Rusia di Tokyo sebagai protes atas kunjungan PM Rusia ke Kunashir.









