Jenazah pejuang Taliban dikembalikan ke Pakistan

Tentara Pakistan

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Tentara Pakistan di kawasan Waziristan Utara yang dianggap sebagai markas militan.

Sembilan jenazah pejuang Taliban, yang tewas dalam serangan terhadap konvoi NATO di Afghanistan, dibawa ke Waziristan Utara, Pakistan untuk dimakamkan, menurut sejumlah sumber.

Sejumlah jenazah ini termasuk di antara 50 pejuang yang setia kepada komandan pasukan militan Pakistan Hafiz Gul Bahadur.

Mereka diduga masuk ke Provinsi Khost, Afghanistan dua minggu lalu untuk menyerang konvoi NATO.

Paling tidak 17 kendaraan NATO terbakar akibat serangan itu.

Penduduk di kota Miranshah, kota utama di Waziristan Utara, mengatakan kepada BBC pejuang yang meninggal berusia antara 15 sampai 25 tahun dan berasal dari kawasan itu.

Mereka mengatakan jenazah mereka terbakar dan tidak dapat diidentifikasi.

Penduduk setempat mengatakan jenazah enam pejuang Taliban lainnya tewas dalam serangan yang sama juga akan dibawa ke Waziristan Utara.

Selama beberapa tahun terakhir, Waziristan Utara dianggap NATO sebagai markas Taliban dan militan al-Qaida.

Jaringan Haqqani

Para pejuang meluncurkan serangan terhadap pasukan NATO dari kawasan tersebut.

Daerah ini juga merupakan markas jaringan Haqqani dan beberapa kelompok terkait lain termasuk faksi yang dipimpin oleh Hafiz Gul Bahadur.

Sejumlah laporan menyebutkan tentara Pakistan berperang menghadapi militan di sebagian besar kawasan ini namun sejauh ini tidak mau tunduk atas tekanan Amerika untuk mengambil langkah bersama melawan jaringan Haqqani.

Jaringan Haqqani diduga melakukan kerjasama dengan kelompok militan yang dipimpin oleh Mullah Nazir di Waziristan Selatan.

Ratusan pejuang tewas sejauh ini dalam berbagai serangan.

Tahun lalu, sekitar 40 jenazah pejuang yang setia kepada Hafiz Gul Bahadur dibawa ke Waziristan Utara dari propinsi Paktika, Afghanistan, tempat mereka tewas dalam satu bentrokan.