Ledakan di pesantren tewaskan delapan orang

Ledakan di Quetta

Sumber gambar, BBC World Service

Keterangan gambar, Sedikitnya 20 orang mengalami luka-luka dalam ledakan di luar pesantren.

Para pejabat Pakistan mengatakan sedikitnya delapan orang tewas, termasuk anak-anak, dalam ledakan di luar pesantren di Quetta.

Sebuah bom diledakkan di luar pesantren Jamia Islamia Maftah-ul-Uloom bersamaan dengan pelaksanaan wisuda di dalam gedung, kata seorang pejabat kepolisian setempat kepada para wartawan hari Kamis (07/06).

Di antara korban tewas terdapat tiga anak laki-laki yang baru berusia tujuh dan sembilan tahun.

Bom diledakkan dengan pengendali jarak jauh.

"Itu merupakan bom yang diledakkan dengan pengendali jarak jauh," kata pejabat kepolisian Quetta Hamid Shakeel seperti dikutip kantor berita AFP.

Menurut sumber-sumber medis, sedikitnya 20 orang mengalami luka-luka.

Basis Taliban

Kepolisian Quetta mengatakan sejauh ini belum ada pihak-pihak yang mengaku bertanggung jawab.

Para pejabat Afghanistan dan negara-negara Barat sebelumnya mengatakan jaringan Taliban menggunakan Quetta, ibukota Provinsi Balochistan sebagai tempat persembunyian.

Para militan dari etnik Baloch di provinsi tersebut yang menuntut otonomi dan pembagian sumber daya alam lebih besar juga aktif beroperasi di kawasan.

Kelompok yang disebut sebagai Taliban Quetta Shura dilaporkan juga memiliki basis di Quetta. Amerika Serikat menuding kelompok tersebut mengarahkan sebagian besar pemberontakan di Afghanistan.

Namun pihak berwenang Pakistan membantah keberadaan dewan Taliban di Quetta dan membantah keberadaan Taliban di Balochistan.