Protes mengecam situs antipendatang milik partai di Belanda

Sumber gambar, Visnews
Sepuluh negara Eropa menyampaikan protes kepada pemerintah Belanda sehubungan dengan situs antipendatang yang diterbitkan oleh satu partai beraliran kanan.
Situs internet milik Partai Kebebasan Belanda itu mengeluhkan kedatangan para pekerja dari negara-negara bekas Komunis di Eropa yang merebut lapangan kerja.
Surat protes terbuka ditandatangani oleh duta besar sepuluh negara -antara lain Bulgaria, Polandia, dan Rumania- dengan menyebut situs internet itu diskriminatif dan menyedihkan.
Mereka juga mendesak agar warga Belanda melaporkan insiden yang berkaitan dengan orang mabuk, suara bising, maupun masalah parkir.
"Kami meminta warga Belanda dan para pemimpin politik untuk mengambil jarak dari prakarsa menyedihan itu," seperti tertulis dalam pernyataan itu.
Tidak melanggar peraturan
Diluncurkan pekan lalu, situs tersebut diberi judul Report Middle and Eastern Europeans yang artinya Laporkan Warga Eropa Timur dan Tengah.
Hari Senin (13/02) Uni Eropa sudah mengeluarkan pernyataan dengan mengkritik situs itu mendorong intoleransi.
Bagaimanapun situs itu dinilai tidak sampai melanggar peraturan Uni Eropa.
Tahun lalu salah seorang pemimpin Partai Kebebasan Belanda, Geert Wilders, divonis bebas dari dakwaan memicu kebencian rasial berkaitan dengan sebuah film tentang Islam.
Diperkirakan sekitar 200.000 hingga 300.000 pekerja pendatang berada di Belanda dan situs Partai Kebebasan Belanda dianggap tidak membantu dialog antar komunitas di negara tersebut.









