BBC tuding Iran intimidasi staf BBC Persia

Sumber gambar, 1
Direktur Umum BBC Mark Thompson menuding pemerintah Iran melakukan intimidasi terhadap karyawan BBC Persia.
Dalam blognya, Mark Thompson mengatakan BBC melihat taktik baru yang sangat mengganggu termasuk mengincar keluarga karyawan.
"Dalam beberapa bulan terakhir kami menyaksikan meningkatnya tingkat intimidasi bersamaan dengan munculnya taktik baru yang mengganggu," tulis Thompson.
"Tekanan ini termasuk upaya mengintimidasi mereka yang bekerja untuk BBC Persia di luar Iran dengan mengincar anggota keluarga mereka yang masih tinggal di Iran," lanjut Thompson.
Pemerintah Iran menuding BBC telah mencoba menyokong pemberontakan setelah perseteruan hasil pemilihan kembali Presiden Mahmoud Ahmadinejad pada 2009 lalu.
Kesimpulan ini diambil pemerntah Iran setelah BBC Persia menyiarkan wawancara dengan sejumlah pengunjuk rasa yang menggambarkan kematian dan penahanan tanpa peradilan yang dilakukan aparat keamanan Iran.
Ditukar informasi
Pekan lalu, pemerintah Iran menahan seorang saudara perempuan karyawan BBC Persia dalam sebuah sel isolasi di penjara Teheran.
"Meskipun dia sudah dibebaskan dengan jaminan, namun perlakukan kepadanya sangat tak bisa ditoleransi dan kami mengutuk kejadian itu," ujar Thompson.
Organisasi Human Right Watch mengatakan seorang laki-laki yang mengaku sebagai keluarga penyidik di penjara menelepon staf BBC Persia di London.
Orang itu, menurut HRW, menawarkan pembebasan saudara perempuan staf itu dengan imbalan berupa informasi tentang BBC.
Tak hanya itu, pemerintah Iran juga menyita paspor keluarga staf BBC Persia juga disita sehingga membuat mereka tak bisa pergi ke luar negeri.
"Kondisi ini membuat banyak staf BBC Persia ketakutan untuk kembali ke Iran bahkan hanya untuk menengok keluarga yang sakit," tambah Thompson.
Beberapa staf bahkan mendapati surat elektronik dan akun facebook mereka telah diretas dan menjadi korban tudingan berbagai tuduhan palsu mulai dari pelecehan seksual, penyelundupan narkoba dan kejahatan finansial.
Direktur HRW Timur Tengah, Sarah Leah Whitson mengatakn intimidasi ini merupakan cara pemerintah Iran menunjukkan kepada BBC bahwa tangan-tangan kekuasaannya cukup panjang hingga bisa menjangkau mereka di luar perbatasan Iran.









