Korut lanjutkan pembicaraan jenazah AS

Sumber gambar, AFP
Korea Utara menyatakan akan melanjutkan perundingan dengan Amerika Serikat tentang pengembalian sisa-sisa jenazah pasukan AS yang tewas saat Perang Korea setelah terhenti selama enam tahun.
Kerja sama tentang masalah ini terhenti pada tahun 2005 karena terjadi peningkatan ketegangan akibat program nuklir Pyongyang.
Tetapi Korea Utara mengatakan telah menerima permintaan AS untuk memulai kembali perundingan dan sudah mempersiapkan sejumlah langkah.
Tindakan ini diambil beberapa jam setelah AS menawarkan Korut bantuan banjir darurat sebesar US$900 ribu.
Hal ini dilakukan setelah perundingan yang jarang terjadi bulan lalu di New York antara diplomat kedua negara.
Permintaan AS
Lebih delapan ribu personil AS dinyatakan hilang selama lebih 50 tahun ini setelah Perang Korea yang berlangsung dari tahun 1950 sampai 1953 berakhir damai.
Tim kedua negara menemukan lebih 200 sisa jenazah antara tahun 1996 sampai 2005.
Tetapi pekerjaan ini dihentikan di tahun 2005 karena hubungan kedua negara memburuk. Korea Utara melakukan uji coba nuklir pertamanya satu tahun kemudian.
Korea Utara mengatakan pihaknya memutuskan untuk melanjutkan perundingan atas permintaan AS.
"Persiapan perundingan antara militer Korea Utara dan AS sekarang sedang berlangsung," kata media pemerintah mengutip pernyataan departemen luar negeri.
Pengumuman ini dikeluarkan sementara muncul isyarat berkurangnya ketegangan antara Washington dan Pyongyang.









