Tokoh Republik AS cari dukungan soal utang

utang asional AS

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Tingkat utang nasional AS menjadi sumber sengketa Demokrat-Republik

Ketua DPR AS John Boehner mendesak politisi Republik untuk mendukung rencana pemangkasan anggaran.

Seruan dikeluarkan Boehner kepada para wakil rakyat dari Partai Republik, meski Gedung Putih mengancam akan memveto rencananya dan para tokoh Partai Demokrat di Senat menyatakan menolak.

Di luar DPR AS, kekhawatiran semakin menjadi-jadi bahwa pemerintah Amerika tidak akan bisa mendapatkan otorisasi untuk menambah utang.

Akibat kekhawatiran tersebut, pasar keuangan Wall Street hari Rabu (27/7) mengalami hari perdagangan paling buruk dalam masa dua bulan.

Amerika terancam berstatus gagal bayar jika ambang batas utang nasional tidak dinaikkan paling lambat 2 Agustus mendatang.

Pemerintah federal AS mengalami defisit anggaran di atas US$1,5 triliun awal tahun ini, dan total utang nasional telah mencapai US$14,3 triliun.

Dalam rencananya, Boehner mengusulkan defisit anggaran AS akan dipangkas ke kisaran US$917 miliar dalam tempo 10 tahun dan batas utang maksimum $900 miliar.

Negosiasi alot

Senator RepublikJohn Boehner gigih menentang kenaikan pajak

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Senator RepublikJohn Boehner gigih menentang kenaikan pajak

Meski telah mengadakan negosiasi yang berjalan alot dalam beberapa pekan terakhir, para anggota DPR AS belum juga mencapai kata sepakat mengenai kenaikan batas utang nasional.

Departemen Keuangan AS telah menyatakan lembaga tersebut tidak akan bisa lagi mengambil utang pada tanggal 2 Agustus - tenggat waktu untuk menaikkan batas maksimum utang negara.

Para analis ekonom mengatakan Amerika tidak akan sanggup membayar seluruh tagihan yang jatuh tempo tidak lama setelah batas waktu berlalu tanpa ada kesepakatan kenaikan utang.

Indeks saham unggulan Dow Jones turun 1,59% poin pada penutupan hari Rabu (27/7). Sementara itu, indeks S&P 500 melemah 2,03%, dan indeks saham teknologi Nasdaq melorot 2,65%.

Dalam beberapa dasawarsa terakhir, Kongres AS telah menaikkan batas kewenangan berutang pemerintah federal sebanyak belasan kali dan proses persetujuan bisa dikatakan berlangsung seperti peristiwa rutin.

Namun, tahun ini kalangan konservatif di kubu Partai Republik di Kongres menuntut defisit anggaran dikurangi secara drastis sebagai syarat kenaikan pagu utang.

Presiden Barack Obama dianjurkan untuk memveto rencana Boehner

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Presiden Barack Obama dianjurkan untuk memveto rencana Boehner

Dalam perkembangan terkait, para anggota Senat AS dari Partai Republik menangguhkan pemungutan suara atas usul yang mereka ajukan mengenai kenaikan batas utang nasional dan defisit anggaran.

Berdasarkan rencana kubu Demokrat di Senat, defisit anggaran akan dikurangi US$2,2 triliun dalam waktu 10 tahun ke depan dan pagu utang dinaikkan sebesar US$2,7 triliun.

Meski demikian, 51 senator Demokrat dan dua orang anggota senat independen dalam sepucuk surat hari Rabu berjanji untuk menolak rencana Boehner.

Gedung Putih juga menyatakan tim penasihat senior Presiden Barack Obama akan merekomendasikan agar sang presiden menggunakan hak vetonya.

Salah satu keberatan utama kubu Demokrat adalah bahwa rencana Boehner hanya akan menaikkan batas utang untuk sekitar enam bulan, dan hal itu memunculkan risiko pertarungan sengit baru mengenai utang pada tahun 2012 - tahun pemilihan presiden AS.