Tiga ledakan mengguncang Mumbai

Sumber gambar, AFP
Tiga ledakan mengguncang Mumbai, India yang dilaporkan melukai puluhan orang.
Salah satu ledakan dilaporkan terjadi di kawasan yang ramai di Zaveri, dekat Opera House, dan ledakan ketiga terjadi di selatan kota itu.
Menurut wartawan BBC di Mumbai, Rajini Vaidyanathan, ledakan itu terjadi di sebuah toko perhiasan di kawasan pasar Zaveri.
Sedangkan ledakan di distrik Dadar di selatan Mumbai menghantam sebuah halte bus.
Ledakan ketiga menghantam distrik Opera House saat dipadati para pekerja dan warga.
Rangkaian ledakan ini bersamaan dengan hari ulang tahun Mohammad Ajmal Amir Qasab.
Dia adalah satu-satunya anggota kelompok bersenjata yang selamat dalam serangan Mumbai 2008 yang menewaskan hampir 170 orang.
'Serangan teroris'
Media India mengutip kementerian luar negeri yang mengatakan ledakan itu merupakan serangan teroris.
"Ini pasti ledakan bom," kata Chhagan Bhujbaln, seorang menteri negara bagian kepada televisi lokal seperti dikutip AP.
Ledakan itu terjadi sekitar pukul 19.00 waktu setempat ketika semua kawasan itu dipadati para pekerja dan warga.
Pihak berwenang belum menyatakan siap yang diyakini berada di belakang ledakan bom ini dan tidak ada satupun grup yang mengklaim melakukan serangan itu.
Wartawan BBC Soutik Biswas di Delhi mengatakan, tidak ada bukti sejauh ini bahwa Mumbai seperti diserang ketika tahun 2008.
Seorang petugas polisi dikutip kantor berita Reuters mengatakan, "Sejauh ini diketahui tiga tewas dan 25 terluka."
Serangan besar di Mumbai bulan November 2008 dilakukan sekitar 10 militan dan berlangsung selama 60 jam.
Mereka menyerang dua hotel mewah, satu pusat kegitan Yahudi dan stasiun kereta api yang ramai.
India menuduh serangan dilakukan kelompok militan dari Pakistan.
Serangan itu telah menyebabkan ketegangan diantara kedua negara dan dibekukannya perundingan damai. Namun perundingan damai baru saja dimulai lagi.









