PBB : AIDS berakhir tahun 2020

aids

Sumber gambar, XINHUA

Keterangan gambar, Hingga tahun 2011 ada 60 juta orang yang terinfeksi HIV/AIDS

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-Moon meminta ada aksi global untuk mengakhiri penyakit AIDS di tahun 2020.

"Itu tujuan kita, tidak ada lagi infeksi baru, stigmatisasi dan kematian akibat AIDS,'' kata Ban saat membuka konferensi AIDS di New York.

Pertemuan tiga hari ini juga sekaligus memperingati 30 tahun penemuan virus HIV yang bisa menyebabkan AIDS.

Saat ini, 34 juta orang terpapar HIV tetapi hanya setengahnya yang menyadari kalau mereka memiliki AIDS.

''Hari ini, kita berkumpul untuk mengakhiri AIDS,''

''Jika kita melihat sejarah AIDS maka kita harus tegas. Itu berarti termasuk menghadapi isu sensitif seperti hubungan sesama jenis, pengguna narkoba dan pelacuran,'' tegas Sekjen PBB.

Ban juga meminta komunitas global untuk bersama menciptakan solidaritas global dalam menghadapi AIDS.

Kekurangan dana

Pertemuan yang diikuti 30 presiden dan kepala pemerintahan ini juga digunakan sejumlah pemimpin Afrika untuk mengungkapkan kesulitan dana dalam penanggulangan AIDS.

''Pendanaan merupakan kunci sukses dalam penangulangan AIDS,'' kata Presiden Nigeria Jonathan Goodluck, yang negaranya berada di peringkat kedua pengidap AIDS terbesar di dunia setelah Afrika Selatan.

Presiden Gabon Ali Bongo Ondimba mengatakan sumber daya yang tersedia di Afrika ''sangat terbatas mengingat penyebaran AIDS yang meluas di kawasan Afrika''.

Lebih dari 9 juta orang belum mendapatkan pengobatan retroviral dan diperkirakan 1,8 juta orang meninggal akibat AIDS.