Bisnis seks, warga Swedia dipenjara

Orang-orang yang mengaku korban industri seks
Keterangan gambar, Pihak berwenang berusaha memberantas bisnis seks maya dan perdagangan perempuan

Pengadilan Filipina menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada dua warga Swedia karena menjalankan bisnis seks lewat internet dengan menampilkan sejumlah perempuan bugil bagi konsumen dunia maya.

Hakim pengadilan di Filipina selatan dilaporkan mengatakan tindakan yang tidak menghargai perempuan Filipina berhak diberi ganjaran yang berat.

Panitera pengadilan mengatakan dua warga Swedia, Bo Stefan Sederholm, 31 tahun dan Emil Andreas Solemo, 35 tahun ditangkap pihak berwenang dua tahun lalu dalam penggerebekan di sebuah gedung.

Polisi menemukan 17 perempuan bugil di belakang layar komputer.

Menurut panitera pengadilan Nelison Salcedo, perempuan-perempuan itu dibayar 15.000 peso atau sekitar Rp3.000.000 per bulan untuk memperagakan aksi seks di depan layar komputer. Adapun para konsumen membayar layanan dengan kartu kredit.

Selain dua warga Swedia, aparat keamanan juga menangkap tiga warga Filipina dalam razia terkait dan mereka masing-masing dijatuhi hukuman 20 tahun penjara.

Dari sidang pengadilan terungkap bahwa dua warga Swedia mendirikan sambungan internet dan sistem pembayaran, sedangkan tiga warga Filipina bekerja untuk mereka.

Filipina berusaha menjadikan warga asing yang diduga terlibat dalam bisnis seks maya sebagai sasaran.

Sejauh ini kepolisian Filipina telah menggerebek puluhan tempat yang dicurigai sebagai bisnis seks dan telah menangkap banyak tersangka.