Pencarian korban selamat tsunami Jepang

Tentara Jepang menyelamatkan korban tsunami

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Di kota Minamisanriku, 10.000 dari 17.000 penduduknya masih tercatat hilang.

Tim-tim penyelamat mencari korban selamat gempa bumi besar dan tsunami yang menghancurkan kawasan pesisir timur laut Jepang yang sejauh ini menewaskan lebih dari 1.000 orang.

Pihak berwenang mengatakan di sebuah kota kecil saja, kota pelabuhan Minamisanriku, 10.000 orang belum ditemukan.

Di berbagai tempat di kawasan itu, gambar-gambar televisi menunjukkan banyak orang terdampar di atap gedung-gedung yang dikepung air dan dipenuhi puing-puing.

Perdana Menteri Naoto Kan sudah mengerahkan 50.000 pasukan untuk melakukan operasi penyelamatan.

Akan tetapi operasi itu dipersulit oleh sejumlah gempa susulan, peringatan tsunami yang masih berlaku, dan jalan-jalan yang rusak.

Teriakan minta tolong

Ratusan orang masih hilang, dan jumlah korban tewas dikhawatirkan akan meningkat tajam, setelah banyak komunitas di pinggir laut banyak yang hancur total diterjang air.

Tsunami setinggi 10 meter menerjang masuk ke darat sejauh 10 kilometer, menghancurkan banyak kota kecil dan desa.

Korban yang terdampar di atap gedung diangkat dengan helikopter

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Korban yang terdampar di atap gedung diangkat dengan helikopter.

Di Minamisanriku, di kabupaten Miyagi, 10.000 orang yang masih hilang berarti lebih dari separuh populasi kota itu yang berjumlah 17.000 orang.

Sekitar sepertiga wilayah kota Kesennuma, yang juga terletak di Miyagi, tenggelam. Dan kota berpenduduk 74.000 orang itu juga mengalami kebakaran yang meluas.

Kota pinggir laut Rikuzentakata -yang berpenduduk 23.000 orang di kabupaten Iwate- hampir hancur total karena ketinggian air tsunami hampir mencapai lantai tiga gedung walikota.

Kota Miyako yang terletak di pinggir pantai dan hampir seluruh kota Yamada, yang juga terletak di Iwate, juga tergenang.

Di salah satu kota yang paling rusak parah di kabupaten Fukushima, banyak korban yang masih terkubur di bawah reruntuhan terdengar berteriak-teriak meminta tolong, seperti dilansir kantor berita Kyodo News.

Rumah-rumah hancur

Seorang pejabat balai kota di kota Futaba di Fukushima mengatakan: "Lebih dari 90% rumah di tiga komunitas pinggir laut disapu habis oleh tsunami. Dari lantai empat balai kota saya tidak melihat satu pun rumah yang masih berdiri."

Empat kereta api yang sedang melewati daerah pesisir di Miyagi dan Iwate masih belum ditemukan.

Di kabupaten Ibaraki, arah timur laut dari Tokyo, banyak rumah masih tidak memiliki saluran listrik dan anteran di segelintir pom bensin yang masih buka sangat panjang, kata wartawan BBC Chris Hogg.

Lebih dari 200.000 orang berada di penampungan darurat dan sejak gempa Jumat (11/03) siang sudah terjadi lebih dari 125 gempa susulan.

Gempa berkekuatan 8,9 Richter menghantam Jepang pada hari Jumat dan menimbulkan tsunami.