Petugas imigrasi AS ditembak

Sumber gambar, 1
Dua orang agen imigrasi dan bea cukai Amerika Serikat ditembak saat menjalankan tugas di dekat kota Monterrey, 320km dari ibukota Mexico City.
Akibat insiden ini, seorang agen tewas dan seorang lainnya menderita luka.
Seorang pejabat imigrasi dan bea cukai AS kepada kantor berita Associated Press mengatakan kedua petugas itu ditembak sesaat setelah berhenti di pos pemeriksaan perbatasan di Negara Bagian San Luis Potosi.
Serangan itu terjadi tak lama setelah pemerintah AS menyatakan bahwa pengawasan di seperlima dari 3.000km perbatasan kedua negara sangat buruk.
Badan Akunting Umum (GAO), sebuah badan investigasi Kongres mengatakan lemahnya pengawasan di perbatasan AS-Meksiko ini membuat kawasan itu menjadi lahan imigrasi ilegal dan penyelundupan senjata api.
GAO menyebut pemerintah AS telah menghabiskan biaya hingga AS$13 miliar untuk mengamankan perbatasannya dengan Meksiko.
Dengan anggaran tersebut pemerintah AS telah membangun pagar pembatas baru dan menambah jumlah petugas perbatasan dari 10.000 menjadi 17.500 personil.
Pemerintah AS dan Meksiko kini tengah menyelidiki kasus penembakan yang terjadi di perbatasan itu. Diduga insiden ini tidak melibatkan kartel obat bius Meksiko.
Sebab, meski di antara kartel obat bius kerap terjadi bentrokan namun sangat jarang aparat AS menjadi sasaran.
Masalah keamanan perbatasan selalu menjadi masalah serius AS dan Meksiko. Warga AS di dekat perbatasan Meksiko selalu mendesak pemerintah untuk menghentikan penyelundupan obat bius dan manusia mengalir ke negeri Paman Sam.









