Profil Husni Mubarak

Presiden Husni Mubarak berpidato di televisi terkait aksi unjuk rasa

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Husni Mubarak dikenal memimpin dengan gaya militer

Presiden Mesir yang berusia 82 tahun dan sudah berkuasa selama 32 tahun, Husni Mubarak, adalah seorang politisi yang beruntung.

Tidak banyak orang mengenal Mubarak ketika dia menjabat wakil presiden sebelum pembunuhan atas Presiden Anwar Sadat tahun 1981.

Ketika dia menggantikan Anwar Sadat sebagai presiden, tidak banyak juga orang yang mengira dia bisa bertahan dalam jabatan itu selama lebih dari tiga dasawarsa.

Anwar Sadat dibunuh oleh kelompok Islam radikal ketika menghadiri sebuah parade militer di Kairo, dan dia beruntung tidak terkena tembakan walaupun duduk di samping Sadat.

Sejak itu dia juga lolos dari paling tidak enam upaya pembunuhan. Upaya pembunuhan yang paling berbahaya adalah ketika dia tiba di ibukota Ethiopia, Addis Ababa pada tahun 1995 untuk menghadiri sebuah KTT Afrika dan mobil limousine yang ditumpanginya diserang.

Selain berhasil selamat dari berbagai upaya bunuh diri, mantan komandan angkatan udara Mesir itu juga berhasil menempatkan dirinya sebagai sekutu Barat yang dapat dipercaya sambil meredamkan gerakan oposisi yang kuat di dalam negeri.

Disiplin

Husni Mubarak dan Anwar Sadat, beberapa saat sebelum pembunuhan atas Sadat
Keterangan gambar, Mubarak lolos dari maut walau duduk di sebelah Anwar Sadat ketika dibunuh

Muhammad Husni Sayid Mubarak dilahirkan tahun 1928 di desa kecil di provinsi Menofya dekat Kairo.

Dia selama ini bersikeras menjaga agar kehidupan pribadinya tidak banyak disorot.

Mubarak menikah dengan wanita Mesir yang berdarah campuran Inggris, Suzanne Mubarak, dan memiliki dua anak laki-laki, Gamal dan Alaa.

Mubarak dikenal memiliki gaya hidup yang disiplin. Kegiatan sehari-harinya sangat rutin dan dimulai pukul 06.00 pagi.

Mubarak tidak pernah merokok dan dia memiliki reputasi sebagai seorang yang memiliki gaya hidup sehat.

Semasa muda, para asisten Mubarak sering mengeluhkan jadwal kegiatan presiden yang sibuk, yang dimulai dengan olah raga di pusat kebugaran atau bermain squash.

Husni Mubarak memerintah dengan gaya mirip militer.

Sejak pertama kali menjabat presiden sampai sekarang, Mubarak masih memberlakukan undang-undang darurat.

Pemerintah memiliki wewenang besar untuk menahan siapapun dan membatasi kebebasan-kebebasan mendasar.