Hu berunding dengan Obama di Gedung Putih

Hu Jintao dan Barrack Obama
Keterangan gambar, Kedua presiden diperkirakan akan membahas isu-isu sensitif

Presiden Cina Hu Jintao tiba di Gedung Putih untuk mengadakan perundingan dengan Presiden Barack Obama, dalam lawatan hari pertama kenegaraannya yang penuh ke Amerika Serikat.

Ketika menyambut Hu dengan upacara kehormatan militer penuh, Obama mengatakan kedua negara akan lebih makmur dan aman kalau bekerja bersama-sama.

Kedua pemimpin itu diperkirakan akan membahas isu-isu sensitif seperti kurs mata uang dan perdagangan hingga masalah pertanahan dan keamanan.

Dalam konferensi pers, Hu Jintao diperkirakan akan ditanyai soal hak asasi manusia.

Ketika Hu tiba, kedua pemimpin berjabat tangan.

Mereka berdiri di depan halaman Gedung Putih sementara band militer memainkan lagu kebangsaan dua negara, kemudian mereka berjalan untuk menemui masyarakat yang sudah diundang sebelum akhirnya berpidato.

'Perundingan alot'

Hu tiba di pangkalan udara Andrews diluar Washington hari Selasa dan disambut oleh wakil presiden Joseph Biden sebelum akhirnya menghadiri jamuan makan malam di Gedung Putih dengan tuan rumah Presiden Obama.

Ketika Hu Jintao bersantap malam, para pegiat di luar Gedung Putih memasang spanduk yang mendesak presiden Amerika untuk "menegur Hu" atas pelanggaran hak asasi manusia di Cina.

Secara khusus mereka ingin Obama menyerukan pembebasan pemenang hadiah Nobel yang masih dipenjara, Lu Xiaobo.

Berbagai laporan televisi negeri Barat mengenai lawatan Hu Jintao diblokir di Cina ketika kerumunan demonstran diperlihatkan. Satu laporan BBC yang memperlihatkan rekaman para pegiat HAM melakukan protes di luar Gedung Putih juga diblokir selama 30 detik.

Para pengamat mengatakan lawatan empat hari Hu adalah kunjungan terpenting oleh seorang pemimpin Cina selama 30 tahun terakhir mengingat pengaruh Cina di bidang militer, diplomatik, ekonomi yang semakin penting.

Selama perundingan di Ruang Oval, para pejabat di Gedung Putih sudah mengatakan bahwa presiden Amerika Serikat akan melibatkan Hu Jintao membahas masalah-masalah penting.

Jurubicara Gedung Putih Robert Gibbs mengatakan kepada para wartawan bahwa Amerika akan tetap melanjutkan upayanya mendorong Cina dan membuat mereka lebih baik, apakah ketika sedang berbicara perekonomian, berunding soal keamanan atau berdiskusi soal hak asasi manusia.

Wartawan BBC Damian Gramaticas di Beijing mengatakan Amerika Serikat menginginkan kerjasama yang lebih baik, tetapi mulai berbicara tegas mengenai cara Beijing menangani nilai tukar mata uangya serta dukungan Cina terhadap rezim Korea Utara.

Menurut Gramaticas, perbedaan ini bisa muncul ketika dua presiden mengadakan konferensi pers bersama seusai perundingan nanti.