Pelestarian harimau global disepakati

Tiger
Waktu membaca: 1 menit

Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan populasi harimau Sumatera menjadi dua kali lipat pada tahun 2022 di enam lansekap prioritas konservasi harimau di Sumatera.

Ketua Delegasi Indonesia I Made Subadia Gelgel kepada BBC Indonesia usai menghadiri pertemuan dunia mengenai pelestarian Harimau di St Peterburg, Rusia (21-24/11) mengatakan bahwa komitmen itu juga berlaku untuk 13 negara daerah sebaran harimau yang ada di dunia.

Gelgel mengatakan bahwa program konservasi telah dijalankan di Indonesia terutama di di daerah prioritas konservasi harimau, tetapi pertemuan ini menjadi penting karena, ''pihak-pihak lembaga donor, World Bank misalnya, sudah mendukung gerakan ini.''

''Mereka punya pendapat, kalau harimau bertambah jumlahnya, maka ekosistemnya pasti bagus. Kalau ekosistemnya bagus berarti kondisi hutan keseluruhan juga baik. Lembaga donor merasa bahwa ini harus kemudian di dukung beramai.''

Gelgel juga menekankan, ''Walau ambisus ini bukan ambisi yang berlebihan, bisa dilaksanakan dan dicapai tanpa menganggu keseimbangan manusia dan lingkungan yang sudah ada sekarang.''

Indonesia memiliki enam lansekap prioritas di Sumatera yang bisa dijalankan dan dikembangkan dengan baik yaitu: Lansekap Ulu Masen, Kampar-Kerumutan, Bukit Tigapuluh, Kerinci Seblat, Bukit Balai Rejang Selatan, dan Bukit Barisan Selatan.