Bank Sentral AS turunkan prakiraan pertumbuhan ekonomi

Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed, menurunkan prakiraan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat untuk tahun 2011.
Bank sentral AS memperkirakan pertumbuhan tahun depan antara 3 hingga 3,6%, atau turun dari prakiraan sebelumnya, 3,5 sampai 4,2%.
Tingkat pengangguran juga diperkirakan akan lebih tinggi namun tingkat inflasi akan lebih rendah.
Sementara itu terungkap pertumbuhan ekonomi dalam kuartal ketiga tahun ini lebih cepat dari yang diperkirakan, yaitu 2,5% untuk periode satu tahun.
Hal itu berarti 0,5% lebih tinggi dari perkiraan awal, seperti dilaporkan Departemen Perdagangan.
Departemen Perdagangan mengatakan data menunjukan para konsumen semakin kuat berbelanja, khususnya untuk mobil dan item-item besar.
Selain itu peningkatan ekspor juga ikut mengangkat laju pertumbuhan.
Belanja konsumen
Data dari Departemen Perdagangan ini muncul tak lama setelah catatan rapat terbaru Bank Sentral diumumkan, yang berarti ada kemungkinan Bank Sentral akan menempuh lagi penyesuaian prakiraan pertumbuhan ekonominya.
Nigel Gaull, ekonom dari IHS Global Insight, menyambut baik pertumbuhan pada kuartal ketiga ini.
"Lebih baik dari yang diperkirakan. Ada momentum lebih banyak dalam penjualan. Banyak perdagangan dalam perangkat lunak, itu salah satu kejutan dan belanja konsumen lebih baik dari perkiraan sebelumnya."
Sebelumnya, The Fed mengatakan akan membeli US$600 miliar hutang pemerintah agar bisa menurunkan suku bunga untuk jangka panjang dan sekaligus mendorong pemulihan ekonomi.
Catatan rapat The Fed pada tanggal 2-3 November memperlihatkan dukungan atas kebijakan itu hampir bulat karena hanya satu anggota saja yang menentang.
Komite Bank Sentral -seperti yang terungkap dari catatan rapat- juga membahas sejumlah pilihan kebijakan, antara lain suku bunga jangka panjang serta keinginan untuk membeli hutang-hutang pemerintah.









