Paus ditunggu korban pelecehan

pope
Keterangan gambar, Paus ditunggu korban pelecehan seksual di Inggris

Para aktivis yang mengatakan mereka menjadi korban pelecehan seksual oleh pastor-pastor Katolik selagi bocah menuntut tindakan dan bukan kata-kata dari Paus.

Mereka berencana mengumpulkan pesan kepada Paus dalam sebuah buku untuk diberikan kepadanya saat berkunjung ke Skotlandia dan Inggris.

Paus Benediktus XVI dijadwalkan tiba tanggal 16 September untuk kunjungan selama empat hari.

Para aktivis menginginkan penyelidikan atas pelecehan seksual di kalangan gereja, disamping pemberian dukungan moral dan dana bagi para korban.

Konferensi keuskupan gereja mengatakan gereja di Inggris dan Wales telah memberlakukan aturan-aturan untuk melindungi anak-anak.

Berbicara dalam sebuah seminar bagi para korban yang selamat dari pelecehan seksual di London, Dr Margaret Kennedy pendiri organisasi bagi korban pelecehan seksual pejabat gereja (MACSAS) menunjuk bahwa Paus datang dengan puja-puji dan kehormatan layaknya kepala negara.

Namun, ''Kami tidak diperlakukan dengan penghormatan yang sama.''

''Banyak korban yang kemudian harus hidup dengan ketakutan, malu, merasa bersalah dan ketika melaporkan diperlakukan layaknya paria, tidak setia, agresif, mata duitan, asal tuduh dan sebagainya.''

''Kami menginginkan tindakan dari Vatikan bukan kata-kata.''

Tiga upaya untuk mempertemukan MACSAS dengan Paus telah ditolak.

Dr Kennedy mengatakan mereka akan bergabung dengan massa penyambut Paus untuk mencoba memberikan buku kumpulan pesan para korban itu kepada Paus.

Jurubicara Konferensi keuskupan gereja mengatakan Gereja Katolik telah menerapkan 70 rekomendasi untuk melindungi anak-anak dan kalangan dewasa yang rentan.