Penembakan Kedubes Turki di Israel

Polisi dan ambulan siap membantu
Keterangan gambar, Polisi dan ambulans di luar gedung kedutaan Turki, siap membantu

Penembakan terjadi di kedutaan besar Turki di Tel Aviv, kata kepolisian Israel.

Sejumlah laporan menyebutkan setidaknya satu orang luka-luka.

Seorang pejabat Israel mengatakan kepada BBC bahwa dua orang disandera oleh seorang laki-laki yang memasuki kedutaan, namun kemudian dibebaskan. Pejabat tersebut mengatakan orang itu ditembak oleh penjaga keamanan kedutaan.

Kementerian luar negeri Israel mengatakan pria itu adalah seorang warga Palestina dari Tepi Barat yang bernama Nadim Injaz.

Sebelumnya beredar laporan-laporan yang tidak dikukuhkan bahwa dia menuntut suaka politik di Turki.

Kepolisian Israel mengatakan staf keamanan kedutaan menangani insiden itu, tetapi kawasan tersebut ditutup dan bahwa mereka siap memberikan bantuan.

Gambar-gambar televisi menunjukkan polisi dan ambulans Israel berada di luar gedung kedutaan, di Jalan Hoyarkon, yang terletak di pinggir laut.

Hubungan antara Turki dan Israel mengalami ketegangan sejak bulan Mei ketika sembilan warga Turki terbunuh dalam serbuan pasukan komando Israel terhadap kapal pengangkut bantuan untuk Jalur Gaza.

Pejabat Israel mengatakan Injaz pergi ke lantai atas gedung kedutaan setelah ditembak dan membebaskan kedua sandera, yaitu konsul Turki dan isterinya.

Turki memanggil pulang duta besarnya setelah insiden konvoi bantuan untuk Gaza.

Injaz berasal dari kota Ramallah di Tepi Barat. Dia dilaporkan pernah menderita sakit jiwa. Menurut pria itu, dia pernah bekerja untuk intelijen Israel dan saat ini sedang dikejar-kejar oleh mereka.

Pada tahun 2006, dia mencari suaka di kedutaan Inggris di Tel Aviv.