Virus corona di Ekuador: 'Kota mayat' Guayaquil dalam serangkaian foto

Sumber gambar, AFP
Kota pelabuhan Guayaquil di Ekuador adalah salah satu tempat terparah di Amerika Latin yang dilanda pandemi virus corona.
Layanan kesehatan kota tersebut kewalahan dan ratusan mayat dibiarkan tak terkubur, terkadang dibiarkan tergeletak di jalan-jalan.
Secara resmi Covid-19 telah menewaskan 421 orang di Ekuador dan menginfeksi 8.450 jiwa, tetapi angka sebenarnya diyakini jauh lebih tinggi.
Tingkat pengujian yang relatif rendah dapat diartikani banyak kasus kemungkinan tidak dilaporkan.
Pejabat terkait yang ditugasi mengumpulkan mayat-mayat di Guayaquil, Jorge Wated, mengatakan dalam dua pekan pertama April, hampir 6.000 kasus kematian telah didata.

Sumber gambar, AFP

Sumber gambar, Getty Images

Sumber gambar, Reuters

- Virus corona di Ekuador: Negara yang melaporkan 5.000 kematian dalam semalam
- Virus corona: Di kota ini, jenazah-jenazah digeletakkan di tepi jalan karena kesulitan pemulasaraan, 'tak ada yang berani pegang mayat yang cepat membusuk'
- Virus corona: Karena wabah, dunia hadapi resesi yang lebih buruk daripada Depresi Besar tahun 1930-an


Sumber gambar, AFP

Sumber gambar, AFP

Sumber gambar, Getty Images

Sumber gambar, EPA

Sumber gambar, EPA
Semua foto memiliki hak cipta.






