Penyergapan gagal, 53 pasukan Mesir tewas oleh militan

Sumber gambar, AFP
Lebih dari 50 pasukan keamanan Mesir tewas dalam bentrokan dengan militan Islam di kawasan Gurun Barat.
Para militan melepaskan tembakan ke arah kelompok gabungan polisi dan tentara -ketika pasukan keamanan Mesir sebetulnya bermaksud menggrebek persembunyian mereka di dekat oasis Bahariya, barat daya Kairo, kata Kementerian Dalam Negeri.
Lima belas militan, yang dilaporkan merupakan anggota kelompok ekstremis Hasm, juga tewas dalam serangan tersebut.
Sejak beberapa tahun terakhir, Mesir melancarkan upaya militr untuk menumpas pemberontakan kalangan radikal Islam.
Hasm adalah kelompok bersenjata yang menurut pasukan keamanan Mesir merupakan sayap bersenjata Ikhwanul Muslimin. Namun khwanul Muslimin menyangkalnya. Hasm adalah satu dari beberapa kelompok yang melancarkan berbagai serangan di mesir dalam beberapa tahun terakhir.

Sumber gambar, Getty Images
Dalam kasus terakhir, pasukan keamanan diduga melakukan seragan penggrebekan itu setelah mendapat informasi tentang kemungkinan tempat persembunyian kalangan militan.
Namun, menurut sumber keamanan, konvoi mereka diserang oleh militan yang bersenjatakan roket peluncur granat dan bahan peledak buatan.
Sumber tersebut mengatakan bahwa situasinya lebih parah karena gerilyawan lebih mengenal daerah itu, sementara komandan pasukan keamanan mengalami masalah telekomunikasi yang buruk di padang pasir, sehingga tidak dapat meminta bantuan darat dan udara.
Secara total, 53 anggota pasukan keamanan tewas, kata sumber itu kepada BBC.








