You’re viewing a text-only version of this website that uses less data. View the main version of the website including all images and videos.
Dakwaan korupsi untuk Presiden Brasil, Michel Temer
Presiden Brasil, Michel Temer, sudah didakwa oleh kejaksaan agung dalam kasus menerima uang suap.
Dia dituduh menerima uang dari bos perusahaan besar pengepakan daging Brasil yang terlibat dalam skandal korupsi.
Namun proses hukum atas dakwaan ini masih panjang karena majelis rendah parlemen Brasil yang akan memutuskan apakah dia akan diadili atau tidak.
Tuduhan itu sudah dibantah keras oleh Presiden Temer yang bertekad akan membuktikan bahwa dia tidak bersalah.
Sejak berkuasa tahun lalu untuk menggantikan Dilma Rousseff, yang dimakzulkan oleh Senat, Temer sebenarnya sudah menghadapi sejumlah tuduhan namun baru kali ini dia didakwa secara resmi.
Dakwaan ini dikeluarkan setelah munculnya rekaman percakapan, yang terdengar seperti Temper sedang membahas uang suap dengan Joesley Batista, kepala perusahaan pengepakan daging JBS.
Diperkirakan dakwaan ini tidak akan lolos di parlemen mengingat koalisi pemerintahan pimpinan Presiden Temer yakin bisa menggalang suara untuk mencegahnya diadili.
Parlemen membutuhkan 2/3 suara untuk meneruskan proses hukum atas dakwaan Temer.
Namun para wartawan melaporkan kemungkinan besar Presiden Temer akan menghadapi dakwaan lebih lanjut dalam beberapa pekan mendatang,.
Presiden Temer amat tidak populer di kalangan rakyat Brasil namun partainya mampu menggalang koalisi untuk bisa memerintah, sementara kubu oposisi sudah menuntut pemilihan dini dan upaya pemakzulan.
Politik Brasil dalam beberapa tahun belakangan diwarnai dengan sejumlah skandal dan sekitar sepertiga anggota kabinet Temer sedang diselidiki dalam dugaan korupsi.
Dilma Rousseff -pendahulu Presiden Temer- dimakzulkan karena dituduh memanipulasi anggaran pemerintah walau dibantah keras olehnya.