You’re viewing a text-only version of this website that uses less data. View the main version of the website including all images and videos.
Stasiun tersibuk di Paris dibuka kembali usai peringatan bahaya
Stasiun kereta Gare du Nord di ibukota Prancis, Paris, dibuka kembali setelah ada peringatan bahaya.
Seluruh penumpang kereta yang berada di peron telah dievakuasi dan kawasan itu ditutup oleh polisi bersenjata lengkap pada Senin malam (8/5).
Tidak ada rincian lengkap tentang operasi yang dilakukan di salah satu pusat transportasi tersibuk di Eropa ini. Namun media setempat melaporkan bahwa polisi tengah mencari tiga tersangka.
Prancis memberlakukan keadaan darurat di negaranya sejak serangan Paris tahun 2015.
Keamanan telah ditingkatkan di seluruh negeri pada putaran kedua pemilihan presiden, yang berlangsung pada hari Minggu (7/5).
Surat kabar Le Parisien mengatakan operasi tersebut dipusatkan dalam kereta api yang datang dari Valenciennes, Prancis utara.
Polisi tengah mencari tiga pria yang digambarkan sebagai kelompok yang 'berbahaya' bagi pasukan keamanan Prancis.
Mereka terlihat berada di Bordeaux dan Marseille, juga di Paris. Polisi juga telah melancarkan operasi di setiap kota, namun tidak berhasil menangkap mereka, tambah laporan tersebut.
Rekaman video yang diunggah dalam media sosial menunjukkan banyak kendaraan polisi yang menjaga stasiun.
Kepolisian Paris mengatakan dalam Twitternya: "Pemeriksaan keamanan telah selesai. Aktivitas berangsur normal."
Prancis memberlakukan siaga satu sejak serangan November 2015 oleh kelompok yang menamakan diri sebagai negara Islam (ISIS) dan menewaskan 130 orang.