Basri, pemimpin terduga kelompok teroris di Poso tertangkap

poso

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Sepeninggal Santoso, polisi memperkirakan masih ada terduga 19 orang anggota MIT, termasuk Basri.

Satuan tugas Tinombala dilaporkan berhasil menangkap Basri, buronan terduga teroris terpenting di kelompok Santoso di hutan Poso.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian kepada wartawan di Kompleks STIK-PTIK, Rabu (14/9) mengatakan, Basri ditangkap hidup-hidup dalam suatu operasi di pedalaman Poso.

Sepeninggal Santoso yang tewas dalam penyergapan Satgas Tinombala beberapa waktu lalu, Basri diduga merupakan pemimpin kelompok Mujahidin Indonesia Timur yang berbaiat kepada ISIS ini.

  • <link type="page"><caption> Kapolri menghimbau anak buah Santoso 'turun gunung'</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/07/160722_indonesia_kapolri_anakbuah_santoso.shtml" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Polisi 'memastikan' korban tewas adalah Santoso</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/07/160719_indonesia_poso_santoso.shtml" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Santoso tewas, ancaman terorisme 'tak langsung melemah"</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/07/160719_indonesia_santoso.shtml" platform="highweb"/></link>

Dilaporkan, seorang terduga teroris, Andika, tewas dalam penyergapan ini.

Sebelumnya, kepada BBC Indonesia, seorang pemimpin Satgas Tinombala mengatakan, Basri menyerahkan diri bersama isterinya. Namun ia menyebut, akan mengecek kejadian ini lebih jauh.

Satgas Tinombala adalah satuan tugas gabungan polisi dan TNI yang dibentuk untuk menumpas terduga kelompok teroris pimpinan Santoso yang berkubu di hutan-hutan di pedalaman Poso, Sulawesi Tengah.

Sesudah tewasnya Santoso beberapa waktu lalu, kelompok MIT ini hanya tersisa sekitar 19 orang, termasuk Basri.