Vaksin palsu: Perlu vaksinasi ulang atau tidak?

Sumber gambar, Reuters
- Penulis, Mehulika Sitepu
- Peranan, Wartawan BBC Indonesia
Rumah sakit yang diduga memberikan vaksin palsu siap bertanggung jawab dengan memberikan vaksinasi ulang ke pasien yang pernah menerima vaksin dari institusi mereka.
Namun banyak pasien ragu dan khawatir dengan vaksinasi ulang.
“Vaksin ulang lagi, dampaknya apa? Itu yang kita belum tahu sampai sekarang. Yang kedua, jenis-jenis vaksin apa yang ternyata di RS Harapan Bunda itu palsu karena kita ada medical record," kata Danu Puguh Pradibto, orang tua pasien terduga korban vaksin palsu.
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes, Oscar Primadi, berkata vaksin palsu hanya berdampak kurangnya kekebalan tubuh dari tujuan semestinya.
- <link type="page"><caption> Vaksin palsu: Polisi incar individu, Kemenkes sasar fasilitas kesehatan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/07/160715_indonesia_pidana_vaksin_palsu" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Menkes ungkap 14 rumah sakit 'yang pakai vaksin palsu'</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/07/160714_indonesia_rs_vaksinpalsu" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> BPOM mengaku bersalah dengan beredarnya vaksin palsu</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/06/160628_indonesia_vaksin_bpom.shtml" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Soal vaksin palsu, pengawasan pemerintah dinilai lemah</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/06/160626_indonesia_vaksin_palsu.shtml" platform="highweb"/></link>
Ketua Yayasan Pemberdayaan Konsumen Kesehatan Indonesia (YPPKI), Marius Wijayarta, berkata seharusnya dampak vaksin palsu ke tubuh manusia diumumkan oleh dokter spesialis farmakolog. Dan harus diinformasikan ke masyarakat sepenuhnya agar masyarakat tidak resah.
“Tolong statement-statement (pernyataan-pernyataan) itu lebih scientific (ilmiah). Kan selama ini pemerintah mengatakan sampai dokter anak mengatakan tidak apa... Pemerintah jangan asal ngomong”, kata Marius Wijayarta.
Oscar Primadi mengatakan vaksinasi berulang wajar dilakukan.
“Itu pakar yang berbicara. IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia). Kita merujuk ke pakar lah. Farmakolog pakar. IDAI juga pakar”, kata Oscar Primadi.

Sumber gambar, MINCUK
Marius menambahkan berdasarkan Undang Undang Perlindungan Konsumen No 8 Tahun 1999, konsumen berhak mendapatkan jaminan keamanan dan keselamatan serta mendapatkan informasi yang benar, jelas dan jujur.
Untuk itu YPPKI dan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mendirikan posko untuk korban vaksin palsu dan kebingungan informasi.
“Masalah medis ke saya, masalah hukum ke YLBHI. Ini untuk mengurangi keresahan yang ada di masyarakat,”
“Jangan sampai orang resah. Nanti akibatnya program amunisasi yang orang sudah sadar, jadi tidak mau lagi melakukan vaksinasi. Lebih susah lagi mengatur agar orang percaya manfaat imunisasi”, jelas Marius Wijayarta.









