Tito Karnavian 'tak sungkan' memimpin senior

Kepala Badan nasional penanggulangan terorisme, BNPT Tito Karnavian menyatakan bahwa dia sudah mendapat dukungan dari para seniornya setelah namanya disebut sebagai calon tunggal Kapolri oleh Presiden Joko Widodo.
Seusai rapat pembahasan anggaran bersama BNN, LPSK, dan PPATK di Komisi III DPR RI, Kepala BNPT Tito Karnavian menyatakan bahwa dia sudah mendapat dukungan dari para seniornya setelah namanya disebut sebagai calon tunggal Kapolri oleh Presiden Joko Widodo.
Tito membenarkan bahwa dia sempat menolak menjadi calon Kapolri saat ditanya kesediaannya oleh Kapolri Badrodin Haiti agar namanya masuk dalam daftar yang diajukan Dewan Kebijakan dan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti) Kepolisian RI kepada Presiden.
- <link type="page"><caption> Jadi Kepala BNPT, Tito Karnavian diyakini akan buat perubahan besar</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/03/160315_indonesia_tito_karnavian_bnpt" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Kapolda Metro Jaya: Banyak anggota jaringan teroris yang masih buron</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/01/160115_indonesia_wawancara_tito" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Polisi lacak Bahrum Naim, 'otak' serangan Jakarta</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/01/160114_indonesia_serangan_naim" platform="highweb"/></link>
"Benar, (soal penolakannya). Pada prinsipnya saya junior, saya mengharapkan senior-senior yang maju lebih dahulu, sehingga saya menolak secara halus ketika Kapolri menanyakan kesediaan saya," ujar Tito kepada wartawan di luar ruang Komisi III.
"Saya sendiri tidak tahu apakah nama saya masuk dalam (daftar yang dikirim) Wanjakti atau tidak. Saya justru tahunya dari media, saya tidak mengikuti apa yang terjadi di Wanjakti. Kemudian saya baru dikasih tahu tiga hari yang lalu oleh Mensesneg dan Setkab. Kemudian ini perintah dan saya laksanakan dengan maksimal nantinya," tambah Tito lagi.
'Datangi para senior'
Menurut Tito, setelah namanya disebut sebagai calon tunggal Kapolri, dia "langsung mendatangi senior-senior".
Tito membenarkan bahwa Wakapolri Budi Gunawan termasuk salah satu yang dia "datangi".

Sumber gambar, Biro Pers Setpres
"Dan saya pikir para senior juga prinsip mendukung asal komitmennya mendukung reformasi internal Polri. Ketika presiden memilih seseorang, tradisi Polri/TNI itu adalah loyal pada pimpinan," ujarnya.
Nantinya, meski junior, Tito merasa tak akan sungkan memimpin para seniornya karena berdasarkan pengalamannya memimpin Polda Papua, Polda Metro Jaya, dan BNPT, ada banyak pejabat senior yang harus dipimpinnya tapi bisa "berjalan dengan baik".
"Ini bukan masalah senior, junior, tapi lebih bagaimana mengakomodir dan melakukan manajemen yang baik," tambahnya.
Saat ditanya rencana programnya saat menjadi Kapolri nanti, Tito menyebut soal reformasi internal menjadi langkah utama.
Terutama soal mentalitas pelayanan pada masyarakat, menekan semaksimal mungkin budaya korupsi dan pelanggaran-pelanggaran anggota lewat sistem perekrutan, pembinaan, dan reward dan punishment yang baik dan objektif.
Presiden Jokowi: Tito calon tunggal
Dalam pernyataan tertulis yang disampaikan oleh tim komunikasi Presiden, Ari Dwipayana, disebutkan bahwa Presiden Joko Widodo telah menyampaikan surat permohonan persetujuan calon Kapolri ke DPR, kemarin (15/06).
"Dan saya mengajukan calon tunggal yaitu Komjen Polisi Tito Karnavian," kata Presiden kepada wartawan di Istana Negara usai melantik pasangan Gubernur Sulawesi Tengah, Kamis, (16/06).

Sumber gambar, Laily Setpres
Menurut Ari, sebelum mengajukan surat kepada DPR tentang pencalonan Kapolri ini, Presiden telah mendapatkan masukan baik dari Polri, Kompolnas juga masukan-masukan dari masyarakat merujuk pada Undang-undang Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.
"Presiden berharap Komjen Pol Tito Karnavian dapat meningkatkan profesionalisme Polri sebagai pengayom masyarakat dan juga memperbaiki kualitas penegakan hukum, terutama terhadap kejahatan narkoba, terorisme dan juga korupsi. Saya meyakini beliau mempunyai kemampuan, cerdas, mempunyai kompetensi yang baik. Dan kita berharap DPR bisa segera memproses ini," kata Presiden.
Selain itu, Presiden mengatakan bahwa Komjen Pol Tito Karnavian memiliki kompetensi, kecerdasan, membangun jaringan dengan penegak hukum institusi lainnya atas dasar pernah mendapat penghargaan Adhi Makayasa.









