NU-Muhammadiyah sepakat awal Ramadan 6 Juni 2016

Dua orang warga Muslim tengah membawa kitab suci Al-Quran.

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Dua orang warga Muslim tengah membawa kitab suci Al-Quran.

Kementerian Agama memutuskan awal Ramadan 1437 H jatuh pada hari Senin 6 Juni 2016.

Dalam keputusan itu terungkap bahwa ormas Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, sepakat 1 Ramadan jatuh pada hari Senin 6 Juni 2016.

Penetapan awal puasa ini diputuskan dalam sidang Isbat di kantor Kementerian Agama, Minggu petang (17/06), yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Menteri Agama Lukman Hakim mengungkapkan keputusan pemerintah tentang hari pertama Ramadan ini menggunakan dua metode yang digunakan NU dan Muhammadiyah yaitu metode hisab dan rukyat.

"Kedua metode ini digunakan untuk saling melengkapi dan menyempurnakan satu sama lain," kata Lukman Hakim dalam jumpa pers setelah sidang Isbat.

  • <link type="page"><caption> NU-Muhammadiyah sepakat awal puasa 18 Juni 2015</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/06/150616_indonesia_awal_ramadan" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Menyambut Hari Raya Idul Fitri</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/multimedia/2014/07/140727_galeri_sambut_lebaran" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Ramadhan hari pertama</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/multimedia/2011/08/110801_photoramadhan" platform="highweb"/></link>

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, MUI, Ma'ruf Amin mengatakan dirinya bersyukur bahwa tidak ada perbedaan antara NU dan Muhammadiyah dalam menentukan hari pertama Ramadan.

"Mudah-mudahan lebarannya bareng juga. Karena kita tidak disibukkan hiruk-pikuk perbedaan. Mudah-mudahan ini bisa dipelihara terus," kata Ma'ruf Amin, dalam jumpa pers bersama Menteri agama.

Kitab suci umat Islam, Al-Quran.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Kitab suci umat Islam, Al-Quran.

Sebelumnya, pimpinan Muhammadiyah telah memutuskan bahwa awal Ramadhan jatuh pada Senin, 6 Juni 2016, dengan melakukan hisab (perhitungan), tanpa harus benar-benar mengamati hilal.

Sebagian umat Islam lainnya, utamanya NU, berpendapat bahwa untuk menentukan awal bulan - diantaranya Ramadan dan Syawal - harus dengan benar-benar melakukan pengamatan hilal secara langsung.

Membangun toleransi

Kedua pendekatan ini selalu mengklaim memiliki dasar yang kuat, dan beberapa kali terjadi perbedaan dalam menentukan awal Ramadan dan Syawal. Tetapi keduanya tidak berbeda dalam penentuan Ramadan tahun 2015 lalu.

Menteri agama Lukman Hakim meminta semua umat beragama di Indonesia "bisa saling membangun toleransi".

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Menteri agama Lukman Hakim meminta semua umat beragama di Indonesia "bisa saling membangun toleransi".

Dalam bagian lain keterangannya, Menteri agama Lukman Hakim mengharapkan Ramadan tahun ini semua umat beragama "bisa saling membangun toleransi".

"Bahwa banyak di antara banyak sesama warga bangsa, yang menjalani puasa, tapi juga ada sebagian saudara-saudara kita yang karena keyakinannya, atau karena satu dan lain hal, tidak menjalani puasa," ungkapnya.

Dengan bertoleransi dan saling menghormati, lanjutnya, kesucian bulan Ramadan bisa dijaga.

Lebih lanjut dia menghimbau, pengusaha tempat hiburan, pengelola media massa, serta pengguna sosial media agar "produknya bisa dibuat sedemikian rupa yang kondusif" selama Ramadan.