Gempa kuat menguncang Nias Selatan, masyarakat panik

Gempa dengan kekuatan 5 Skala Richter terjadi di Nias Selatan Sumatera Utara, sebanyak dua kali pada Minggu (17/04) tidak menimbulkan tsunami, jelas Badan Nasional Penanggulangan Bencana BNPB.
Dalam keterangan tertulis yang diterima BBC Indonesia, BNPB menyebutkan gempa pertama berkekuatan 5 Skala Richter dengan kedalaman 10 kilometer, terjadi pada dini hari sekitarpukul 01.08 WIB, sedangkan gempa kedua dengan kekuatan 5,1 Skala Richter dengan kedalaman 15 km terjadi pada pukul 04.09 WIB.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan gempa tidak berpotensi tsunami.
"Pusat gempa di laut di 35-37 km Tenggara dari Kabupaten Nias Selatan, sumber gempa berasal dari jalur subduksi atau pertemuan lempeng tektonik Hindia Australia dan Eurasia," jelas dia.
- <link type="page"><caption> Lima tewas dan puluhan hilang akibat longsor di Nias</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2011/12/111201_nias.shtml" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Sejarah gempa yang mematikan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2010/02/100227_quakehistory" platform="highweb"/></link>
Sumber gempa yang dangkal membuat masyarakat Nias Selatan merasakan guncangan gempa yang keras selama 15 detik, tetapi belum ada laporan kerusakan bangunan akibat bencana tersebut.
"Masyarakat panik dan berhamburan ke luar rumah, belum laporan kerusakan bangunan akibat gempa dan tidak ada korban jiwa," jelas Sutopo.
Gempa susulan masih dirasakan masyarakat Nias Selatan sampai Minggu pagi.

Sumber gambar, CHOO YOUNKONG I AFPI Getty Images
BNPB menyebutkan Kepulauan Nias, Mentawai, Siberut, Simeulue dan pulau-pulau di sebelah Barat Pulau Sumatera merupakan daerah dengan tingkat kerawanan yang tinggi terhadap gempa bumi dan tsunami.
Masyarakat setempat memiliki kearifan lokal dalam menghadapi bencana gempa dan tsunami, tetapi BNPB menyatakan harus dibarengi dengan mitigasi bencana yang cukup memadai.
Pulau Nias pernah diguncang gempa besar pada 28 Maret 2005 lalu, dengan kekuatan 8,7 SR dan sekitar 1.300 orang tewas.









