Puluhan titik api tersebar di Provinsi Riau

Sumber gambar, AFP
Sebanyak 29 titik api muncul di Provinsi Riau, pada Minggu (13/03), enam hari sejak pemerintah setempat menetapkan status siaga darurat.
Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan terdapat 39 titik api di Pulau Sumatera. Dari jumlah itu, ada delapan titik api di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, satu titik di Sumatera Selatan, satu titik di Sumatera Utara, dan sisanya di Provinsi Riau.
Adapun dari 29 titik di Provinsi Riau, sebaran terbanyak berada di Kepulauan Meranti dengan 16 titik api. Kedua terbanyak di Bengkalis yang mencapai 10 titik api. Sisanya tersebar di Pelalawan, Rokan Hilir, dan Indragiri Hulu.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dumai, Tengku Ismed, mengatakan pihaknya tinggal memadamkan sisa-sisa <link type="page"><caption> api yang berkobar selama beberapa hari terakhir</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/03/160309_indonesia_riau_kebakaranhutan" platform="highweb"/></link>.

Sumber gambar, Getty
”Api tinggal sedikit, sudah jauh berkurang dari tempo hari lalu. Teknik pemadaman yang kami lakukan masih sama, yaitu menarik selang air ke lokasi kebakaran. Kami juga telah membuat sekat-sekat kanal dan embung,” kata Ismed kepada wartawan BBC Indonesia, Jerome Wirawan.
Warga masyarakat di Pekanbaru, Dumai, dan Bengkalis mengaku tidak melihat tanda-tanda asap kebakaran di wilayah mereka pada Minggu (13/03).
Hanya saja, Karliza, seorang warga di Bengkalis, beberapa kali menyaksikan kebakaran hutan dan lahan selama sepekan terakhir.
”Kebanyakan yang terbakar adalah lahan sawit,” ujarnya.
<link type="page"><caption> Kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau pada 2015 lalu terjadi di ratusan lokasi</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/07/150730_indonesia_kabutasap_riau" platform="highweb"/></link>.
Sejumlah laporan menyebutkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BNPD) Riau mencatat, sebanyak 1.264,75 Ha lebih <link type="page"><caption> hutan dan lahan di Riau telah terbakar</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/10/151028_indonesia_demoasap" platform="highweb"/></link> pada Juli 2015.









