Tragedi Mina: Aparat Saudi belokkan arah jemaah RI

Seharusnya jemaah Indonesia berjalan lurus, namun askar Saudi membelokkan ke kiri - lokasi kecelakaan

Sumber gambar, none

Keterangan gambar, Seharusnya jemaah Indonesia berjalan lurus, namun askar Saudi membelokkan ke kiri - lokasi kecelakaan

Diketahui, di saat-saat sekitar kecelakaan di Mina yang menewaskan lebih dari 770 jemaah haji, termasuk 14 jemaah RI, petugas Arab Saudi membelokkan arah perjalanan jemaah Indonesia.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, pemerintah akan menelusuri mengapa petugas Arab Saudi, atau askar, membelokkan perjalanan jamaah Indonesia ke arah kiri ke Jalan 223.

Seharusnya jemaah Indonesia tetap berjalan lurus, yaitu Jalan Raja Fahd.

Gara-gara pembelokkan itu, untuk menuju Jamarat -lokasi lembar jumrah, jemaah harus melintasi Jalan 204, lokasi terjadinya peristiwa maut berjejalannya jemaah pada Kamis (24/9) pagi.

Karena itu, kata Menag Lukman Hakim Saifuddin, seperti dikutip situs kemenag, pemerintah akan "menggali dan mencari tahu alasan askar atau pihak keamanan Arab Saudi mengarahkan jamaah Indonesia yang hendak menuju Jamarat ke lokasi yang berbeda.“

"Ini yang sedang kita dalami,” katanya.

Dalam tragedi hari Kamis (25/9) itu, puluhan ribu jemaah berjejalan berhimpitan, mengakibatkan banyak orang tewas terjepit, terinjak-injak, atau kehabisan nafas.

Pihak berwenang Arab Saudi menyebut, lebih dari 770 orang meninggal dunia, dan lebih dari 850 terluka, sebagian di antaranya luka parah.

Adapun jemaah haji Indonesia yang menjadi korban wafat dalam kecelakaan karena berjejalnya jemaah di sekitar tempat lempar jumrah, <link type="page"><caption> meningkat menjadi 14 orang</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/09/150926_indonesia_14tewas_mina" platform="highweb"/></link>, dan 112 jemaah hingga kini belum kembali.