Pesawat Trigana Air yang hilang di Papua ditemukan

Sumber gambar, epa
Lokasi pesawat Trigana Air yang sempat hilang di Papua telah ditemukan di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang Papua, Minggu malam (16/08).
Keterangan pers bersama Kementerian Perhubungan menyebutkan penemuan lokasi jatuhnya pesawat berdasarkan informasi warga di Kampung Distrik 3 Okbape, Kabupaten Pegunungan Bintang Papua.
Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Suprasetyo, mengatakan berdasarkan keterangan warga, <link type="page"><caption> pesawat Trigana Air</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/08/150816_indonesia_trigana" platform="highweb"/></link> diduga menabrak Gunung Tangok, di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang Papua.
"Menurut informasi, pesawat Trigana Air yang hilang kontak telah ditemukan dan berdasarkan informasi dari masyakat, pesawat menabrak Gunung Tangok, detail mengenai kondisi pesawat masih dalam penelusuran," jelas Prasetyo.
Pesawat lepas landas dari Bandara Sentani 14.22 WIT dan seharusnya tiba di Oksibil pada 15.04, tetapi dinyatakan hilang kontak pada 15.00 WIT setelah menara pengawas lalu lintas udara di Oksibil tidak berhasil mengontak pesawat tersebut.
Kontak terakhir pesawat dengan menara bandara Oksibil, pada pukul 15.00 WIT.
Pesawat trigana Air BK YRN melakukan kontak terahir dengan tower Oksibil pada 14.55 WIT.
Pada pukul 15.00 WIT menara pengawas Oksibil berupaya melakukan kontak dengan pesawat namun tak ada jawaban.
Jumlah penumpang 49 orang yang terdiri atas 44 orang dewasa, dua anak dan tiga bayi, serta kru lima orang, antara lain Kapten Pilot Hasanudin.









