Gunung Raung kembali keluarkan lava pijar

Gunung Raung
Keterangan gambar, Letusan Gunung Raung diperkirakan akan memakan waktu yang lama.

Gunung Raung di Jawa Timur kembali mengeluarkan asap putih kelabu yang tebal dengan ketinggian 100-400 meter, dan lava pijar di puncak kawah disertai dengan suara gemuruh pada Minggu (05/07).

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan suara gemuruh tersebut berasal dari letusan yang terjadi secara terus menerus.

"Terdengar suara gemuruh lemah hingga sedang, suara gemuruh disebabkan kawahnya dalam dan luas sehingga menggema, aktivitas tremor vulkanik Gunung Raung masih terus berlangsung," jelas Sutopo dalam keterangan melalui pesan singkat yang diterima BBC Indonesia.

Asap putih tersebut mengarah ke bagian tenggara Gunung Raung.

Hujan abu tipis terpantau di wilayah Bandara Blimbingsari dan di Kecamatan Songgon dan Sempu Kabupaten Banyuwangi, tetapi tidak menganggu aktivitas penerbangan.

Sebelumnya <link type="page"><caption> maskapai Australia Jetstar</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/07/150703_indonesia_raung_gunung" platform="highweb"/></link> membatalkan semua penerbangan dari Australia ke Bali dan rute sebaliknya setelah Gunung Raung menunjukkan peningkatan aktivitas sejak Senin (29/06).

Hujan abu juga terjadi di Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih dan Desa Bantal Kecamatan Asembagus Situbondo.

Pusat Vulkanologi dan Mitigaasi Bencana Geologi PVMBG menetapkan status siaga III untuk Gunung Raung dan melarang masyarakat beraktivitas dalam radius 3 km karena berpotensi terkena material letusan.

Meski demikian, masyarakat belum perlu mengungsi dan masih dapat melakukan aktivitas sehari-hari.

Upaya antisipasi dilakukan dengan membagikan masker dan juga menyiapkan sejumlah langkah kesiagaan, antara lain mendirikan posko di Desa Sumber Wringin Kabupaten Bondowoso.