Basarnas temukan jenazah salah satu pilot AirAsia

Ko pilot Remy Plesel mengemudikan pesawat tersebut, menurut laporan KNKT

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Ko pilot Remy Plesel mengemudikan pesawat tersebut, menurut laporan KNKT

Tim penyelam Badan SAR Nasional kemungkinan telah menemukan jenazah salah satu pilot AirAsia QZ8501 dari reruntuhan badan pesawat di perairan Kalimantan.

Koordinator Basarnas Supriyadi, seperti dikutip kantor berita AFP, mengatakan bahwa jenazah itu "diduga sebagai ko pilot berkebangsaan Prancis Remy Plesel" dan jenazah ditemukan masih dengan "mengenakan seragam dengan tiga strip di bahu."

Jenazah tersebut kini berada di kapal Basarnas KM Pacitan.

Sementara itu, Kepala Basarnas Bambang Sulistyo kepada BBC Indonesia mengatakan bahwa jenazah seorang pilot lainnya juga diduga telah ditemukan.

"Namun belum bisa diangkat karena arus bawah laut yang sangat kuat," kata Bambang.

Kapten pilot pesawat saat itu adalah Irianto namun berdasarkan l<link type="page"><caption> aporan Komite Nasional Keselamatan Transportasi</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2015/01/150129_report_knkt_airasia" platform="highweb"/></link> (KNKT), pesawat dikemudikan oleh ko pilot Remy Plesel.

Sejumlah pengamat penerbangan mengatakan hal itu merupakan 'praktek yang umum terjadi' di dunia penerbangan komersial.

Pesawat dengan nomor penerbangan QZ8501 itu <link type="page"><caption> jatuh pada 28 Desember 2014</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2015/01/150101_bima_stefani_airasia" platform="highweb"/></link> di Laut Jawa di tengah cuaca buruk.

Hingga saat ini jumlah korban yang telah ditemukan mencapai 101. Tim Basarnas masih berusaha melakukan pengangkatan badan pesawat dari dasar laut menggunakan teknologi balon udara.