AirAsia QZ8501: Tiga korban selesai diidentifikasi

lutfiah

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Total korban yang berhasil diidentifikasi empat orang, Hayati Lutfiah Hamid menjadi yang pertama.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri kembali mengidentifikasi tiga penumpang pesawat AirAsia yang jatuh di perairan di Selat Karimata pada Minggu (28/12).

Hal ini dijelaskan Ketua Tim DVI Kombes Pol Budiyono dalam jumpa pers di markas Polda Jawa Timur pada Jumat (02/01).

"Ketiga korban yang sudah berhasil diidentifikasi adalah Grayson Herbert Linaksita (laki-laki), Khairunnisa Haidar (perempuan) yang juga awak kabin AirAsia dan Kevin Alexander Soetjipto (laki-laki)," kata Budiyono.

Grayson adalah jenazah yang tiba pertama kali untuk diidentifikasi. Ia dikenali melalui data gigi, sidik jari dan data medis mengenai gender dan usia.

"Sehingga diputuskan dan tidak terbantahkan lagi itu merupakan Grayson Herbert Linaksita," kata Budiyono.

Sedangkan identifikasi pada Khairunnisa dibantu oleh properti seragam pramugari yang dikenakannya.

"Data sekunder seperti data-data medis, jenis kelamin, usia dan tahi lalat di pundak kiri, termasuk adanya properti seragam flight attendant, pin, dan nametag AirAsia atas nama Khairunisa Haidar," kata Budiyono lagi.

Kevin diidentifikasi melalui sidik jari.

"Begitu ditempelkan sidik jari langsung keluar namanya karena sudah ada database di Mabes Polri," tambahnya.

Total korban yang berhasil diidentifikasi kini mencapai empat orang dan semuanya warga negara Indonesia. Korban pertama yang diidentifikasi adalah <link type="page"><caption> penumpang bernama Hayati Lutfiah Hamid</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2015/01/150101_airasia_identifikasi" platform="highweb"/></link> dan sudah dimakamkan.

Jenazah ketiga korban telah diserahkan kepada keluarga di rumah sakit.