Tim SAR telusuri kepulan asap dalam pencarian AirAsia QZ8501

Pulau Long

Sumber gambar, GOOGLE MAP

Keterangan gambar, Pulau Long berjarak 29 mil dari Kabupaten Belitung Timur

Tim SAR menyusuri berbagai temuan yang kemungkinan mengarah ke lokasi hilangnya pesawat AirAsia QZ8501. Dua kapal dan satu Helikopter milik TNI Angkatan Laut telah diberangkat dari Manggar ibukota Kabupaten Belitung Timur ke Pulau Long, untuk memastikan informasi mengenai kepulan asap yang terlihat di pulau tersebut, apakah berasal dari pesawat Air Asia QZ 8501.

Kepala Seksi Operasi Badan SAR Bangka Belitung Andriandi mengatakan tim SAR telah menuju kesana untuk mengecek apakah asap yang teridentifikasi di Pulau Long pada Senin (29/12), berasal dari pesawat Air Asia yang hilang pada Minggu (28/12) lalu.

"Pagi tadi Kapal Kalmanau, KM Trisula dan Cesna milik TNI AL sudah berangkat ke Pulau Long, di daerah Selat Nasik," kata Andriandi kepada wartawan BBC Indonesia, Sri Lestari.

"Kita sedang cross check dan akurasi datanya, kalau memang ada AirAsia maka kita akan alihkan kesatu titik ke wilayah yang berjarak dari Manggar Belitung Timur sekitar 29 mil," tambah dia.

Untuk mencapai Pulau Long terletak di Selat Nasik dari Manggar ibukota Kabupaten Belitung Timur membutuhkan waktu sekitar 10-15 menit dengan helikopter.

Di posko SAR Manggar, lima helikopter dan 17 kapal dikerahkan untuk mencari pesawat AirAsia.

Area pencarian <link type="page"><caption> diperluas menjadi 13 sektor</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2014/12/141230_airasia" platform="highweb"/></link>, dari tujuh sektor pada hari sebelumnya.

Pesawat AirAsia hilang kontak dengan Menara Pengatur Lalu Lintas Udara ATC di Jakarta, dalam perjalanan ke Singapura dari Bandara Juanda Surabaya, pada Minggu (28/12) pagi.

Pesawat mengangkut 162 penumpang dan kru, sebagian besar warga negara Indonesia, satu WN Inggris, Malaysia dan Singapura, serta tiga orang Korea Selatan, serta satu kru orang Prancis.