AirAsia hilang: Keluarga Gunawan hanya bisa berharap

airasia

Sumber gambar, REUTERS

Keterangan gambar, Keluarga Stevie Gunawan berangkat ke Singapura untuk berlibur, kata saudara iparnya

Keluarga Stevie Gunawan, salah seorang penumpang pesawat AirAsia QZ8501, mengatakan hanya bisa berharap bahwa Stevie bersama istri dan kedua anak mereka selamat.

Stevie Gunawan dan istrinya, Charly Gunawan, serta dua anak mereka, Kenneth dan Kayla, bertolak ke Singapura untuk berlibur.

"Mereka pergi sekalian untuk bertemu keluarga di sana," kata William, saudara ipar Stevie, kepada wartawan BBC Indonesia Pinta Karana.

William mendengar kabar tentang <link type="page"><caption> pesawat AirAsia QZ8501</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2014/12/141228_airasia_haluan_ubah" platform="highweb"/></link> yang hilang kontak dalam penerbangan dari Surabaya menuju Singapura melalui media.

Ia langsung berangkat ke Bandara Internasional Juanda Surabaya untuk mendapat kepastian informasi karena banyak beredar kabar yang tidak bisa dipastikan kebenarannya.

"Sampai sekarang belum ada kepastian tapi banyak berita simpang siur, saya lebih percaya kepada aparat untuk kepastiannya," kata William.

Ia terakhir kali bertemu dengan Stevie pada Sabtu (27/12) dan masih berharap bisa bertemu kembali dengan keluarganya.

"We can just only hope (kami hanya bisa berharap)," tambahnya.

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan telah menemui keluarga para penumpang di Bandara Juanda.

Dia mengatakan bahwa tim pencarian gabungan telah dikerahkan ke perairan sebelah selatan Kalimantan dan Tanjung Pandan di Pulau Belitung.

Kawasan itu <link type="page"><caption> diperkirakan menjadi lokasi hilangnya pesawat</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2014/12/141228_airasia_surabaya_singapura" platform="highweb"/></link> berdasarkan data kontak terakhir kru pesawat dengan menara pengendali lalu lintas udara.