Perbedaan 'salam 3 jari' Indonesia dan Thailand

Para pemusik yang tergabung dalam "d'Rumah Harmoni" merilis album "Salam tiga jari" akhir pekan lalu.

Sumber gambar, Wahyu Budiarto Slank

Keterangan gambar, Para pemusik yang tergabung dalam "d'Rumah Harmoni" merilis album "Salam tiga jari" akhir pekan lalu.

Di Indonesia salam tiga jari yang disuarakan sejumlah musisi dan kekuatan sipil ditujukan untuk menyatukan masyarakat yang terpecah akibat gesekan politik dalam pemilu presiden lalu.

Sejumlah musisi Indonesia yang tergabung dalam d'Rumah Harmoni telah meluncurkan album berjudul 'Salam 3 Jari', Sabtu (23/11) akhir pekan lalu di Jakarta.

Tetapi di Thailand, junta militer negara itu telah menangkap sejumlah mahasiswa dan kelompok lainnya yang melambaikan salam tiga jari, karena dianggap sebagai simbol perlawanan.

Rezim militer Thailand, Senin (24/11), <link type="page"><caption> telah menahan delapan mahasiswa</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/11/141124_thailand_mahasiswa" platform="highweb"/></link>, kelompok kelima yang ditahan dalam satu minggu ini, termasuk seorang yang melambaikan tangan tiga jari.

Penahanan terhadap mahasiswa ini termasuk <link type="page"><caption> satu orang yang ditahan Kamis lalu</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/11/141120_thailand_mahasiswa_tigajari.shtml" platform="highweb"/></link> karena melambaikan salam tiga jari, mengikuti film Hollywood, <italic>Hunger Games</italic> di bioskop Bangkok.

Pekan lalu adalah pemutaran perdana film dengan tokoh yang mengangkat simbol tiga jari.

Sila ketiga Pancasila

Album 'Salam 3 Jari' melibatkan sejumlah musisi terkenal seperti Slank, Oppie Andaresta, Krisdayanti, serta musisi seperti Dira Sugandi, Michael J, Krisdayanti, Widi Vieratale, Robi Navicula, hingga Joshua Matulessy.

Melalui kelompok d'Rumah Harmoni, album ini ditujukan sebagai kampanye untuk menyatukan kembali masyarakat Indonesia yang disebut terpecah akibat perbedaan politik dalam pemilu presiden lalu.

Sejumlah mahasiswa Thailand ditangkap aparat junta militer negara itu karena melambaikan salam tiga jari.

Sumber gambar, LLTD

Keterangan gambar, Sejumlah mahasiswa Thailand ditangkap aparat junta militer negara itu karena melambaikan salam tiga jari.

"Itu diambil dari Sila ketiga (Pancasila), Persatuan Indonesia ... yang berisi ajakan untuk meninggalkan semua pertengkaran, perbedaan," kata Oppie Andaresta, penyanyi sekaligus inisiator kampanye ini, kepada wartawan BBC Indonesia, Heyder Affan, Senin (24/11) sore.

"Jangan lagi saling menghujat, tapi sudah harus melihat ke depan, mulai beraksi untuk persatuan Indonesia," tambahnya.

Sementara, drummer grup musik Slank, Bimbim mengatakan, album ini diniatkan agar masyarakat Indonesia "sama-sama mau hijrah kepada keadaan yang lebih baik."

Pakar psikologi-politik Universitas Politik, Hamdi Muluk mengatakan, ajakan untuk mengakhiri pertentangan melalui simbol tiga jari di tingkat masyarakat patut didukung, walaupun tidak akan menghilangkan perbedaan politik di tingkat elit.

"Ditingkat elit, (pertentangan politik) itu akan tetap ada, setidaknya sampai lima tahun ke depan. Tapi di tingkat masyarakat, memang sudah seharusnya lebur semua," kata Hamdi Muluk kepada BBC Indonesia.

"Artinya simbol (salam tiga jari) itu tetap relevan," jelasnya.

Warga Bangkok mempertanyakan

Sejumlah warga Bangkok mengatakan, sikap junta militer yang menerapkan berbagai larangan, membuat para mahasiswa merasa frustrasi dan ingin menyuarakan pendapat dengan melambaikan tangan tiga jari.

Seorang warga Bangkok lainnya mengatakan, karena semua hal kecil dilarang di Thailand, sehingga simbol salam tiga jari menjadi penting.

Grup Slank, Oppie Andaresta dan sejumlah pemusik lainnya usai merilis album 'Salam tiga jari'.

Sumber gambar, Wahyu BudiartoSlank

Keterangan gambar, Grup Slank, Oppie Andaresta dan sejumlah pemusik lainnya usai merilis album 'Salam tiga jari'.

Pengamat politik dari Universitas Chulalongkorn, Profesor Prat Panjakunatorn mengatakan, larangan menyuarakan pendapat secara bebas inilah yang mengangkat pentingnya salam tiga jari.

"Simbol ini muncul karena mereka dilarang menyuarakan pendapat mereka. Para mahasiswa menggunakan simbol tiga jari, seperti halnya karakter dalam film Hunger games yang tidak bisa mengekspresikan suara untuk menunjukkan ketidaksepakatan mereka terhadap junta," kata Prat Panjakunatorn.

Pemerintah militer Thailand -yang mengambil alih kekuasaan pada bulan Mei- mengatakan masyarakat bebas menyuarakan suara penentangan, namun tidak dizinkan secara terbuka mengungkapkan penentangan terhadap pemerintah.

Jendral Prayuth Chan-ocha berjanji untuk kembali ke sistem demokrasi, namun mengatakan negeri itu belum siap untuk itu.

Seorang mahasiswi Thailand mengangkat salam tiga jari di depan poster film Hunger Games.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Seorang mahasiswi Thailand mengangkat salam tiga jari di depan poster film Hunger Games.