Empat WNI korban MH17 teridentifikasi

MH17

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Tim forensik menyelidiki jatuhnya MH17 di Ukraina

Empat jenazah warga negara Indonesia korban kecelakaan penerbangan MH17 di Ukraina Juli lalu sudah berhasil diidentifikasi.

Demikian ungkap Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Tatang Razak di Jakarta Jumat (22/08).

Meski demikian, baru satu jenazah yang akan <link type="page"><caption> dirilis</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/08/140822_mh17_jenazah_tiba.shtml" platform="highweb"/></link> hari Jumat.

"Untuk memastikan kepulangan itu kan harus ada surat dari next kin (saudara) atau ahli warisnya yang menyatakan akan dimakamkan dimana.

Di antara yang sudah teridentifikasi sekarang ini, ada keluarga yang menghendaki dimakamkan di Indonesia, ada yang ingin di Belanda, ada juga yang ingin dikremasi,'' ucap Tatang.

Keluarga Yuli Hastini masih menunggu

Sementara itu, Awang Nuryanto, adik ipar Yuli Hastini yang merupakan penumpang MH17 mengatakan Yuli belum diidentifikasi.

Namun Awang menjelaskan pihak Malaysia Airlines sudah menghubungi keluarganya terkait dengan proses identifikasi.

"Pihak Malaysia Airlines akan menerbangkan kita ke Belanda awal September," kata Awang kepada wartawan BBC Indonesia Rizki Washarti.

Dalam penerbangan MH17 yang jatuh di Ukraina Juli lalu terdapat <link type="page"><caption> 298 orang penumpang</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/07/140729_malaysia_mh17.shtml" platform="highweb"/></link>.

Sekitar 200 jenazah di antaranya sudah dibawa ke Belanda dari Ukraina.