MH17: "Yuli pulang untuk ziarah ke makam ibu"

Keluarga dari Yuli Hastini, salah seorang warga negara Indonesia penumpang pesawat Malaysia Airlines MH17 yang <link type="page"><caption> jatuh di Ukraina</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/07/140717_mh17_ukraina_ditembak.shtml" platform="highweb"/></link> mengatakan Yuli terbang dari Amsterdam bersama suami dan dua anaknya.
Yuli, 44, yang bekerja di perusahaan farmasi di Belanda bersama suaminya John Paulisen dan kedua anaknya bernama Arjuna Paulisen dan Sri Paulisen yang warga negara Belanda rencananya ziarah ke makam ibunya dan berlibur bersama keluarga besar.
"Kalau tidak ada musibah kecelakaan itu, mereka akan tiba di Jakarta pada hari ini. Mereka pulang ke Indonesia untuk silaturahmi dengan keluarga besar di Solo. Selain itu kepulangannya ke Indonesia karena di Belanda sedang bertepatan dengan musim liburan,” kata adik ipar Yuli Hastini, Awang Nuryanto kepada Pinta Karana dari BBC Indonesia.
"Mbak Yuli juga ingin nyekar ke makam almarhumah ibu yang meninggal bulan November lalu," tambahnya.
Pihak keluarga di Solo mengetahui jika salah satu anggota keluarganya menjadi korban pesawat tersebut berdasarkan berita di televisi.
"Keluarga mengetahui jika Yuli Hastini menjadi korban pesawat itu berdasarkan running text di berita televisi,” kata dia saat ditemui di kediamannya di Laweyan, Solo, Jumat (18/07).
Yuli sudah sekitar tujuh tahun menetap di sebuah kota di Belanda dan biasanya pulang setiap dua tahun sekali.
Biasa dengan maskapai lain

Sumber gambar,
Menurut Awang, kakak iparnya yang menikah dengan John Paulisen tahun 2006 itu setiap kali pulang ke Indonesia jarang sekali naik pesawat Malaysia Airlines. Biasanya mereka naik pesawat Singapore Airlines. Setelah turun dari Singapura, mereka akan melanjutkan penerbangan ke Solo dengan menggunakan maskapai Silk Air.
Yuli Hastini terakhir melakukan komunikasi dengan pihak keluarga Solo melalui email pada beberapa hari lalu sebelum keberangkatan.
Awang mengatakan kakaknya sempat pulang menjenguk ibunya yang sakit keras pada bulan November tetapi ia pulang terburu-buru dan tidak bisa menghadiri pemakaman ibunya.
Saat ini keluarga sudah ada yang berangkat ke Jakarta atas undangan Malaysia Airlines.
"Belum tahu rencananya bagaimana apakah akan ke Malaysia atau bagaimana tapi nanti siang saya akan menyusul istri saya ke Jakarta," tuturnya.
Kementerian Perhubungan menyatakan<link type="page"><caption> 12 orang WNI menjadi korban</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/07/140717_wni_penumpang_mh17.shtml" platform="highweb"/></link> dalam kecelakaan pesawat MH17 di Ukraina. Hingga saat ini koordinasi dengan pihak keluarga terus dilakukan.









